Universitas Negeri Malang Dorong Inovasi Guru Matematika SMK lewat AI dan Canva

saya ada guru matematika yang sedang menempuh s2 di universitas negeri malang
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari BAGUSRAMADHAN 2022 tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) semakin membuka peluang bagi guru untuk mengembangkan pembelajaran yang kreatif dan adaptif. Untuk mendukung pemanfaatan teknologi tersebut, Universitas Negeri Malang (UM) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melalui workshop bagi guru yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Matematika SMK Kota Malang.
Workshop bertema “Penggunaan AI untuk Menyusun Perangkat Pembelajaran Matematika Berbasis Canva bagi Guru MGMP Matematika SMK Kota Malang” ini berlangsung pada Jumat, 9 Oktober 2026, di SMK Negeri 11 Malang. Kegiatan tersebut merupakan bentuk kerja sama Universitas Negeri Malang dengan MGMP Matematika SMK Kota Malang dalam mendukung pengembangan kompetensi digital guru.
Melalui kegiatan ini, para guru diperkenalkan pada pemanfaatan AI untuk membantu penyusunan perangkat pembelajaran matematika, pengembangan media ajar, hingga pembuatan asesmen berbasis teknologi.
Memanfaatkan AI untuk Menyusun Perangkat Pembelajaran
Salah satu materi workshop disampaikan oleh Ainu Putri Rahmawati, mahasiswa Universitas Negeri Malang. Ia membahas penggunaan ChatGPT dan Canva AI sebagai alat bantu dalam merancang perangkat pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan guru dan peserta didik.
Dalam sesi tersebut, peserta dikenalkan pada teknik penyusunan prompt, yaitu instruksi yang diberikan kepada AI agar menghasilkan respons sesuai dengan tujuan pembelajaran. Penyusunan instruksi yang jelas menjadi salah satu aspek penting agar keluaran AI dapat dimanfaatkan secara efektif.
Pemanfaatan ChatGPT diarahkan untuk membantu guru menyusun berbagai perangkat pembelajaran, seperti modul ajar, Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), dan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD). Sementara itu, Canva AI diperkenalkan sebagai sarana untuk mengembangkan tampilan visual dan media pembelajaran yang lebih menarik.
Perpaduan kedua teknologi tersebut memberikan alternatif bagi guru dalam merancang materi matematika yang tidak hanya sistematis, tetapi juga lebih mudah dipahami dan disajikan kepada peserta didik.
Meski demikian, hasil yang dihasilkan AI tetap memerlukan pemeriksaan dan penyesuaian oleh guru. Ketepatan konsep matematika, kesesuaian dengan tujuan pembelajaran, serta karakteristik peserta didik menjadi pertimbangan penting sebelum materi digunakan di kelas.
Mengenalkan LMS dan Asesmen Digital
Selain penyusunan perangkat ajar, workshop ini juga membahas pengembangan sistem pembelajaran dan asesmen digital.
Materi tersebut disampaikan oleh Dr. Imam Rofiki, S.Si., M.Pd., dosen Universitas Negeri Malang. Ia memperkenalkan pemanfaatan Google Apps Script untuk mendukung pengembangan Learning Management System (LMS) dan sistem asesmen berbasis digital.
Google Apps Script memungkinkan pengguna mengembangkan fungsi otomatisasi dan mengintegrasikan berbagai layanan Google untuk kebutuhan pembelajaran. Dalam konteks pendidikan, teknologi ini dapat dimanfaatkan sebagai salah satu alternatif untuk mengelola aktivitas belajar dan penilaian secara lebih terstruktur.
Pengenalan teknologi tersebut memperluas cakupan workshop. Guru tidak hanya memperoleh wawasan mengenai penggunaan AI dalam menyiapkan materi, tetapi juga diperkenalkan pada peluang pengembangan sistem digital untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran dan asesmen.
Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Guru
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara perguruan tinggi dan komunitas guru dalam merespons perkembangan teknologi pendidikan.
Melalui workshop tersebut, Universitas Negeri Malang berupaya mendekatkan perkembangan teknologi AI dan perangkat digital kepada kebutuhan nyata guru matematika SMK.
Pemanfaatan ChatGPT, Canva AI, dan Google Apps Script diharapkan dapat menjadi alternatif bagi guru dalam mengembangkan perangkat pembelajaran, menyajikan materi secara lebih variatif, serta merancang asesmen digital.
Di tengah perkembangan teknologi yang semakin cepat, kemampuan memilih dan menggunakan perangkat digital secara tepat menjadi bagian penting dari pengembangan profesionalisme guru. Workshop ini diharapkan menjadi langkah awal bagi guru matematika SMK Kota Malang untuk terus mengeksplorasi teknologi secara kritis, kreatif, dan bertanggung jawab dalam kegiatan pembelajaran.
