Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98, Rutan Magetan Teguhkan Patriotisme dan Empati

salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Timur
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Rutan Kelas IIB Magetan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

MAGETAN – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Magetan, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, menggelar Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 pada Rabu (28/10). Mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan, pengabdian, dan kepedulian terhadap sesama.
Upacara yang berlangsung di lapangan Rutan Magetan tersebut berjalan dengan tertib dan khidmat. Kegiatan diikuti seluruh pegawai yang mengenakan seragam Pakaian Dinas Harian (PDH), peserta program magang dengan seragam hitam putih, serta Warga Binaan.
Kepala Rutan Magetan, Hadi Wijaya, bertindak sebagai Inspektur Upacara. Dalam amanatnya, Hadi membacakan pidato Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir, yang menekankan pentingnya menjaga semangat Sumpah Pemuda sebagai bagian dari karakter generasi penerus bangsa.
Amanat tersebut mengingatkan kembali bahwa Sumpah Pemuda yang diikrarkan 98 tahun lalu merupakan janji yang menyatukan perbedaan, memperkuat perjuangan, dan meneguhkan tekad untuk berdiri sebagai satu bangsa, Indonesia. Semangat tersebut perlu terus diwujudkan melalui karakter patriotik yang tercermin dalam pengabdian nyata, kegigihan dalam menghadapi tantangan, serta empati terhadap sesama.
Kepala Rutan Magetan, Hadi Wijaya, menyampaikan bahwa nilai-nilai Sumpah Pemuda perlu diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari maupun pelaksanaan tugas.
“Semangat patriotisme harus diwujudkan melalui pengabdian, kegigihan dalam menghadapi tantangan, serta kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai ini penting untuk terus ditanamkan, termasuk dalam pelaksanaan tugas Pemasyarakatan dan pembinaan Warga Binaan,” ungkap Hadi.
Nilai patriotisme, kegigihan, dan empati tersebut sejalan dengan pentingnya membangun lingkungan Pemasyarakatan yang menjunjung tinggi kepedulian, penghormatan terhadap sesama, dan semangat pembinaan. Peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi pengingat bahwa nilai persatuan dan kemanusiaan memiliki peran penting dalam mendukung proses pembinaan Warga Binaan.
Melalui momentum ini, Rutan Magetan meneguhkan semangat untuk terus mengedepankan pengabdian, memperkuat persatuan, dan menumbuhkan kepedulian dalam pelaksanaan tugas. Semangat Sumpah Pemuda diharapkan dapat menjadi inspirasi untuk membangun masa depan yang lebih baik melalui tindakan nyata dan kontribusi bersama. (Humas Rutan Magetan)
