5 Tips Menjaga Kesehatan di Bulan Puasa

Hari ini, Jumat (24/4) umat muslim tengah menjalankan ibadah puasa 1 Ramadan 1441 Hijriah atau 2020 Masehi, namun ada yang berbeda pada momen suci ini, puasa wajib umat muslim ini dilakukan di tengah wabah pandemi virus corona (COVID-19).
Kendati wabah sedang melanda, umat muslim yang diharuskan puasa tetap harus menjaga kesehatan. Nah, berikut ini 5 tips kesehatan yang dapat dilakukan agar puasa pertama hingga hari berikutnya tetap berjalan lancar.
1. Pilih makanan yang sehat dan bergizi
Saat puasa pertama, kebiasaan makan tiga kali sehari berubah menjadi dua kali yaitu sahur dan berbuka. Meski boleh makanan di waktu malam sebelum waktu Imsak, namun sangat dianjurkan untuk tetap mengontrol asupan yang dikonsumsi.
Pilihlah makanan yang sehat dan bergizi agar nutrisi dalam tubuh tetap terjaga. Anda dapat memperhitungkan nutrisi dalam sepiring makanan yang dikonsumsi. Pilihlah makanan yang memiliki gizi yang seimbang.
2. Hindari makan gorengan, makanan asin, dan makanan tinggi gula
Mengkonsumsi makanan yang berminyak, asin atau tinggi kadar gula secara berlebihan dapat menganggu kesehatan, terutama daya tahan tubuh mudah lesu dan dapat meningkatkan rasa haus.
Membatasi makanan ini sangat dianjurkan, sebagai gantinya bisa dengan mengonsumsi sayuran, buah-buahan, dan daging merah dalam menu sahur dan berbuka puasa.
Konsumsi makanan tinggi serat selama puasa Ramadan sangat disarankan karena jenis makanan tersebut lebih lambat dicerna oleh tubuh. Selain itu, nasi merah dianjurkan untuk disantap, sebab dapat dijadikan sumber karbohidrat dan rendah gula dibandingkan nasi putih.
3. Tidak makan berlebihan di waktu berbuka
Dalam menunaikan ibadah puasa, tentunya berbuka adalah momen yang paling ditungu-tunggu. Tak sedikit orang yang makan berlebihan saat waktu buka puasa. Bahkan ada juga yang menjadikan berbuka puasa sebagai momen untuk balas dendam setelah seharian berpuasa.
Nah, makan berlebihan membuat masalah bagi pencernaan, apalagi setelah seharian tidak bekerja. Jika kamu langsung mengkonsumsi makanan yang berat dan dengan porsi yang banyak, maka hal ini dapat berpontensi timbul penyakit seperti gangguan pencernaan.
4. Banyak konsumsi air putih
Jika mengonsumsi air putih dalam jumlah yang sedikit akan berpotensi dehidrasi. Maka saat sahur atau berbuka dianjurkan untuk memperbanyak asupan air putih. Konsumsi air putih yang banyak dapat membantu memenuhi asupan cairan dalam tubuh, sebab air putih tetap pilihan minuman terbaik.
Saat sahur dan berbuka sangat dianjurkan unutk mengurangi minuman berkafein, seperti kopi, teh, dan minuman soda. Sebab, jenis minuman tersebut memiliki efek diuretik atau dapat menyebabkan buang air terus menerus sehingga meningkatkan kehilangan cairan dalam tubuh Anda.
5. Istirahat dan olahraga yang cukup
Jika kurang istrihat atau sering bergadang berpotensi terhadap berbagai gangguan kesehatan seperti mengantuk, tubuh lemas, pusing, hingga sakit kepala. Memperbaiki waktu tidur menjadi salah satu yang dianjurkan.
Selain itu, dianjurkan juga untuk melakukan aktivitas fisik atau olahraga secara rutin dengan jumlah dan waktu yang disesuaikan atau dengan dengan melakukan olahraga dengan intensitas rendah seperti jalan santai, yoga ringan, peregangan ringan, atau hanya sekadar melakukan pekerjaan rumah tangga. (eno)
***
*kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!
