Kumparan Logo
Konten Media Partner

Ada di 107 Kelurahan, Koperasi Merah Putih di Palembang Rampung 100 Persen

Urban Idverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, bersama Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi saat meninjau Koperasi Merah Putih di Kelurahan Sukodadi, Palembang. (ist)
zoom-in-whitePerbesar
Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, bersama Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi saat meninjau Koperasi Merah Putih di Kelurahan Sukodadi, Palembang. (ist)

Kota Palembang telah merampungkan pembentukan koperasi merah putih di 107 kelurahan atau 100 persen. Ini sebagai komitmen Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, dalam mendukung program pemerintah dan membangun ekonomi rakyat.

Hal tersebut disampaikan Ratu Dewa saat peluncuran dan dialog percepatan pembentukan koperasi merah putih di Palembang.

Kegiatan itu juga dihadiri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Zulkifli Hasan, Menteri Koperasi dan UKM Budi Arie Setiadi, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Laksdya (Purn) Didit Herdiawan Ashaf, Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, serta Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi.

“Kami laporkan bahwa di Kota Palembang telah terbentuk 107 koperasi merah putih di seluruh kelurahan. Artinya, pembentukan koperasi merah putih di Kota Palembang telah rampung 100 persen,” kata Ratu Dewa.

Koperasi Sukodadi Jadi Percontohan

Sebagai bagian dari agenda kunjungan, rombongan pejabat nasional dan daerah meninjau langsung Koperasi Merah Putih di Kelurahan Sukodadi, Kecamatan Sukarami, yang ditetapkan sebagai koperasi percontohan.

Kelurahan Sukodadi memiliki luas wilayah 505,9 hektare, jumlah penduduk sekitar 21.162 jiwa, dengan 6.000 Kepala Keluarga (KK), serta berbatasan langsung dengan Kabupaten Banyuasin di sebelah barat.

Koperasi ini menjalankan 6 unit usaha produktif yang menjadi tulang punggung ekonomi warga, yaitu: budidaya jamur tiram, budidaya Ikan (pembenihan dan pembesaran), budidaya Kambing, bank sampah, unit sembako, dan produksi sabun cuci.

Kelurahan Sukodadi sendiri telah memiliki embrio ekonomi kerakyatan sebelum koperasi terbentuk, sehingga transformasi ke dalam bentuk koperasi hanya memperkuat struktur usaha yang sudah ada.

Pemerintah Kota Palembang berharap akan terus tumbuh koperasi-koperasi baru yang kuat, sehat, dan berdaya saing. Terutama, koperasi yang mampu memberikan manfaat nyata bagi pelaku UMKM.

"Pemerintah Kota Palembang berkomitmen untuk terus mendukung dan memperluas jangkauan Koperasi Merah Putih sebagai bagian dari upaya membangun ekonomi rakyat yang mandiri dan berkeadilan. Semoga sinergi ini terus terjalin demi Indonesia yang lebih kuat dan sejahtera,” jelas Ratu Dewa.