Kumparan Logo
Konten Media Partner

Anak di Muba Bunuh Ibu Kandungnya yang Sedang Tadarus di Masjid

Urban Idverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pembunuhan. (foto: Shutterstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pembunuhan. (foto: Shutterstock)

Seorang anak bernama Muksin (36 tahun) di Kabupaten Muba, Sumsel, tega membunuh ibu kandungnya sendiri, Siti Fathona (56 tahun). Bahkan peristiwa itu terjadi saat korban sedang tadarus di masjid.

Kapolres Muba AKBP Siswandi SIK melalui Kasat Reskrim, AKP Dwi Rio Andrian, mengatakan peristiwa pembunuhan anak terhadap ibu kandung itu terjadi di Masjid Baiturrahman, Desa Letang, Kecamatan Babat Supat, Selasa, 28 Maret 2023 sekitar pukul 21.30 WIB.

"Korban yang sedang tadarus Al Quran usai salat tarawih di masjid diserang oleh anaknya itu," katanya, Rabu, 29 Maret 2023.

Sang ibu mengalami luka tikaman senjata tajam jenis pedang di pinggang sebelah kanan tembus hingga ke bagian kiri. Korban sempat meminta pertolongan sebelum akhirnya meninggal dunia.

Tak hanya itu, Muksin juga sempat melukai ayahnya yakni Misbahul Munir (60 tahun) yang berusaha menolong istrinya yang bersimbah darah di masjid.

"Tapi meski mengalami luka bacokan, ayah pelaku ini berhasil menyelamatkan diri dari amukan anaknya itu," katanya.

Tersangka Muksin setelah membunuh orang tuanya. (dok Polres Muba)

Setelah melakukan perbuatan itu, Muksin seolah tanpa dosa kembali pulang ke rumah. Warga yang mengetahui peristiwa itu melapor ke polisi.

Dwi bilang, petugas yang mendapatkan laporan langsung menuju lokasi bersama warga setempat. Namun, Muksin justru memberikan perlawanan saat akan diamankan.

"Pelaku dilumpuhkan dengan tembakan di kakinya, tapi masih melawan dengan membacok kaki salah satu petugas," katanya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan motif pembunuhan ini karena Muksin kesal dan sakit hati atas ulah ayahnya yang membakar sebuah kitab aliran tertentu miliknya.

"Bahkan sebelumnya pelaku juga pernah mengancam akan membunuh kedua orang tuanya itu tapi gagal," katanya.