Atlet dari 76 Negara Bakal Ikuti Kejuaraan Dunia Boling di Palembang

Sebanyak 132 atlet boling dunia yang berasal dari 76 negara dipastikan terlibat dalam ajang Bowling World Cup 2019 yang akan digelar di Kota Palembang, Sumatera Selatan pada tanggal 16-24 November 2019 mendatang.
Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Persatuan Bowling Indonesia (PBI), Percha Leanpuri, mengatakan semua kesiapan terkait penyelenggaraan Bowling World Cup 2019 terus dilakukan. Termasuk penambahan sejumlah fasilitas di venue boling, Jakabaring Sport City (JSC).
"Ada penambahan sejumlah peralatan di venue oleh panitia inti. Tapi secara keseluruhan semuanya lancar," kata dia, Sabtu (9/11).
Percha bilang, sebagai tahap akhir panitia akan melakukan gladi resik untuk menjajal kesiapan venue. Selain itu, beberapa waktu lalu pihaknya juga sudah melakukan rapat akhir pemantapan pelaksanaan kejuaraan boling internasional ini.
"Kita tinggal menunggu jam penerbangan untuk kedatangan masing-masing atlet, karena datanya baru diterima sebagian," katanya.
Percha yang juga merupakan anggota DPR RI ini menambahkan, pelaksaan kejuaraan boling dunia ini juga mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Sumatera Selatan, dimana sebagai tuan rumah telah membantu seluruh persiapan demi suksesnya penyelenggaran ini.
"Saya juga berterima kasih atas dukungan all out yang telah diberikan Pemprov Sumsel," katanya.
Sementara itu, Gubernur Sumsel, Herman Deru mengaku cukup tersanjung karena Sumsel dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan kejuaaraan boling dunia. Oleh karena itu, dirinya sudah menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk membantu memberikan fasilitas demi kenyamanan para atlet dan official yang akan datang ke Palembang, baik dari dalam maupun luar negeri.
Menurutnya, sejauh ini sudah ada 76 negara di dunia yang telah melakukan konfirmasi akan mengirimkan atletnya untuk ikut bertanding dalam ajang kejuaraan boling di tersebut, dengan jumlah 132 atlet serta 112 official.
“Saya ingin Sumsel menjadi tuan rumah yang baik, target kita bukan hannya sukses dalam penyelenggaraan namun juga harus sukses diberbagai lini. Baik itu segi prestasi juga citra daerah dan nama baik Indonesia," katanya. (jrs)
