Kumparan Logo
Konten Media Partner

Bicara soal Palestina, Ganjar Pranowo: Indonesia Harus Jadi Inisiator Perdamaian

Urban Idverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ganjar Pranowo saat berkunjung ke Ponpes Hidayatul Fudhola' Walisongo di Muba. (ist)
zoom-in-whitePerbesar
Ganjar Pranowo saat berkunjung ke Ponpes Hidayatul Fudhola' Walisongo di Muba. (ist)

Bakal calon Presiden RI, Ganjar Pranowo, angkat bicara terkait konflik Palestina-Israel. Politisi PDI Perjuangan itu menegaskan bahwa Indonesia harus bisa menginisiasi perdamaian soal perang di Gaza tersebut.

Hal itu disampaikan Ganjar saat bersilaturahmi dengan Pimpinan Pondok Pesantren Hidayatul Fudhola' Walisongo, KH Abdul Hadi, di Kabupaten Muba, Sumsel, pada Senin, 6 November 2023.

"Kalau kita lihat seluruh dunia bergerak, maka Indonesia harus ikut berkontribusi. Organisasi-organisasi di konferensi Islam harus bicara. Di PBB kita harus bicara carikan solusi agar bisa mendamaikan," kata Ganjar.

kumparan post embed

Ganjar juga mengutuk keras adanya peperangan, karena hanya akan mengakibatkan kesengsaraan. Bahkan, faktanya lebih mengerikan karena anak-anak dan perempuan tak luput menjadi korban.

"Apa pun yang namanya perang itu menyengsarakan. Anak-anak dan perempuan jadi korban. Rumah sakit juga jadi korban," katanya.

Mantan Gubernur Jawa Tengah itu, menambahkan bahwa Indonesia harus mengambil sikap dan menginisiasi perdamaian.

"Penyelesaian politik harus dilakukan dan suka tidak suka, mau tidak mau harus ada yang menginisiasi. Saya kira Indonesia punya kesempatan itu. Maka sekarang dalam konteks politik bebas aktif kita hari ini harus menginisiasi," tegas Ganjar.

Menurutnya, Upaya perdamaian bisa dilakukan dengan berkomunikasi ke Dewan Keamanan Dunia, ke OKI (Organisasi Kerja Sama Islam) atau penyelesaian two-state solution, ya kita bicara dengan Palestina dan juga Israel. Sehingga akan lebih baik.

"Yang perlu kita dorong hari ini hentikan seluruh perang. Karena perang akan membikin bencana dan penderitaan. Perang akan memunculkan dendam baru yang tidak berkesudahan. Maka nilai kemanusiaan mesti diutamakan," katanya.