BNPB Lakukan Modifikasi Cuaca Cegah Terjadinya Hujan di Sumsel

Konten Media Partner
3 Juni 2024 16:21 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Sejumlah petugas mempersiapkan operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) di Pangkalan Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (3/1).  Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah petugas mempersiapkan operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) di Pangkalan Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (3/1). Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Badan Nasioal Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) di wilayah Sumsel. Penebaran TMC bertujuan untuk memindahkan awan agar hujan tidak turun dilokasi rawan banjir.
ADVERTISEMENT
"Selain itu hujan juga bisa merata di berbagai wilayah Sumsel,"kata Kepala BPBD Sumsel saat dikonfirmasi, Senin 3 Juni 2024.
Iqbal menyebutkan TMC dilakukan sesuai arahan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto saat meninjau lokasi terdampak banjir di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selasa 28 Mei 2024.
"Ini juga sesuai arahan Kepala BNPB saat meninjau lokasi banjir di OKU kemarin,"kata dia.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menambahkan, TMC dilakukan untuk penanganan darurat bencana banjir dan longsor yang kerap terjadi di sejumlah wilayah di Sumsel.
"TMC telah dilakukan 3 sorti dengan menyemai 3 ton NaCl sejak 30 Mei-1 Juni," ujarnya.
Posko TMC juga telah didirikan di Pangkalan Udara Sri Mulyono Palembang. Dia merincikan, wilayah yang telah disemai pada sorti 1 atau Jumat 31 Mei 2024 dilakukan di sekitar wilayah Ogan Komering Ilir (OKI) dan Kabupaten Ogan Ilir (OI).
ADVERTISEMENT
Untuk sorti 2 atau Sabtu 1 Juni 2024 pagi penyemaian dilakukan di Banyuasin dan Musi Banyuasin. Selanjutya pada sorti 3 atau Sabtu 1 Juni 2024 siang, TMC dilakukan kembali di OKI dan OI.
"Tim operasi TMC hari masih berada di lokasi untuk mempersiapkan penyemaian di beberapa lokasi yang berpotensi terjadinya turun hujan, sesuai dengan pantauan satelit cuaca," jelasnya.
Rencananya operasi TMC ini akan dilakukan hingga Senin 3 Juni 2024, namun jika diperlukan kembali maka operasi dapat diperpanjang sesuai kebutuhan di lapangan.