news-card-video
29 Ramadhan 1446 HSabtu, 29 Maret 2025
Jakarta
chevron-down
imsak04:10
subuh04:25
terbit05:30
dzuhur11:30
ashar14:45
maghrib17:30
isya18:45
Konten Media Partner

Daftar Lokasi Rawan Banjir dan Longsor Selama Arus Mudik di Sumsel

25 Maret 2025 19:36 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Suasana Rest Area KM 97 yang padat saat arus balik. Foto: Syawal Febrian Darisman/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana Rest Area KM 97 yang padat saat arus balik. Foto: Syawal Febrian Darisman/kumparan
ADVERTISEMENT
Menjelang arus mudik Lebaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel mengingatkan pemudik untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur rawan bencana. Beberapa daerah di Sumsel diketahui rentan mengalami banjir dan longsor, terutama saat curah hujan tinggi. Kabid Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, mengatakan pihaknya telah memetakan wilayah yang berpotensi terdampak bencana. Beberapa daerah yang rawan longsor antara lain Kabupaten Muara Enim, Ogan Komering Ulu (OKU), OKU Selatan, Lahat, Pagaralam, dan Empat Lawang. Sementara itu, banjir kerap melanda Kabupaten Musi Banyuasin, Muara Enim, Ogan Ilir, Banyuasin, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, OKU, Pematang Abab Lematang Ilir (PALI), dan Kota Prabumulih. Menurut Sudirman, ada dua jalur utama yang sering digunakan pemudik dan memiliki risiko tinggi terhadap bencana alam yakni Jalan Lintas Musi Banyuasin – Musi Rawas (Muara Lakitan) "Wilayah ini rawan banjir saat curah hujan tinggi, yang dapat menghambat arus lalu lintas pemudik, " kata dia. Tak hanya itu, akses jalan antar desa di Kecamatan Tanjung Enim, Muara Enim juga berisiko dilewati pemudik. "Jalur ini berisiko longsor, terutama saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut, " kata dia. BPBD Sumsel mengimbau para pemudik untuk lebih berhati-hati dan mempersiapkan perjalanan dengan matang. Selain menghindari jalur rawan bencana, pemudik disarankan untuk selalu memperbarui informasi cuaca sebelum bepergian. "Kami menyarankan pemudik untuk mencari informasi cuaca di kampung halaman dan wilayah yang akan dilintasi. Informasi ini bisa diperoleh langsung dari BPBD kabupaten/kota atau melalui media sosial BMKG," ujar Sudirman.
ADVERTISEMENT