Foto: Radio Shifter, Band Palembang yang Menggugat Aksi Pencurian Karya Mereka.
·waktu baca 1 menit

Kehadiran platform musik digital tentunya memberi harapan baru bagi sejumlah band indie, khususnya di Palembang. Akan tetapi, motivasi yang berlipat seakan selalu menjadi celah bagi Oknum - oknum para pencuri karya. Seperti halnya kejadian yang dialami Radio Shifter, salah satu band indie Palembang.
Band alternatif rock yang dipunggawai, Ferly (vocal),Arkan (gitar), Ibang (gitar) Tama (bass) dan Apex (drum) itu tengah menyusur para oknum tak bertanggung jawab yang telah mencuri bahkan menduplikasi identitas band mereka, di tengah persiapan album " Swarm " berisi 8 materi lagu yang mereka rencanakan untuk dipublikasikan melalui kerjasama dengan salah satu agregator.
Radio Shifter bahkan terus menggunakan jejaring mereka setta melibatkan komunitas musik lainnya untuk melacak para pencuri karya tersebut.(abp)
