Gubernur Sumsel Dorong Pemerataan Pembangunan Melalui Porprov
·waktu baca 2 menit

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru menegaskan bahwa Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Sumsel di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) bukan sekadar ajang adu prestasi, melainkan strategi nyata untuk mendorong pemerataan pembangunan olahraga dan ekonomi di seluruh kabupaten/kota.
Menurutnya, penyelenggaraan event olahraga di daerah harus menjadi katalis agar seluruh wilayah di Sumsel bisa tumbuh merata, baik dari sisi infrastruktur maupun aktivitas ekonomi masyarakat.
“Porprovini bukan hanya pesta olahraga, tapi cara kita agar semua daerah ikut bergerak. Dengan adanya kegiatan seperti ini, ekonomi lokal ikut hidup dan infrastruktur juga berkembang,” kata Herman Deru saat meninjau sejumlah homestay atlet di Sekayu, Sabtu (18/10/2025).
Didampingi Bupati Muba Toha, Herman Deru meninjau langsung kesiapan venue dan akomodasi atlet. Ia memastikan seluruh fasilitas sudah layak dan siap digunakan, bahkan menilai beberapa homestay memiliki kualitas di atas standar.
“Saya sudah lihat langsung. Baik tempat pertandingan maupun tempat istirahat atlet, semuanya siap dan memadai. Ini bukti kerja keras panitia dan pemerintah daerah,” ujarnya.
Gubernur juga membantah isu yang menyebut adanya homestay tak layak huni. Menurutnya, kondisi tersebut muncul karena beberapa kontingen datang lebih cepat dari jadwal resmi, bukan karena kelalaian pihak tuan rumah.
Lebih jauh, Herman Deru menekankan pentingnya menjadikan Porprov sebagai instrumen desentralisasi pembangunan. Dengan berpindahnya lokasi penyelenggaraan dari satu kabupaten ke kabupaten lain, pemerataan pembangunan fasilitas olahraga dapat terjadi secara berkelanjutan.
“Selama dua minggu ini, ekonomi Muba akan hidup. Ini contoh bagaimana olahraga bisa menjadi penggerak ekonomi daerah. Saya ingin semangat ini ditularkan ke kabupaten dan kota lain,” tegasnya.
Ia menambahkan, pengalaman Muba dalam menggelar ajang besar seperti Porprov harus menjadi inspirasi bagi daerah lain. Pemerintah provinsi, kata Herman Deru, siap mendukung daerah yang serius mempersiapkan diri menjadi tuan rumah berikutnya.
“Untuk penyelenggaraan berikutnya, kita lihat siapa yang paling siap — tidak hanya dari infrastruktur, tapi juga dari kesiapan SDM dan manajemen. Karena tuan rumah Porprov itu bukan cuma soal fasilitas, tapi juga komitmen melayani,” ungkapnya.
Gubernur berharap masyarakat Muba dapat memanfaatkan momentum ini untuk memperluas peluang usaha, terutama di sektor kuliner, transportasi, dan penginapan.
“Inilah efek domino dari sebuah event besar. Semangat olahraga juga harus memberi manfaat ekonomi,” tambahnya.
Herman Deru mengingatkan seluruh kontingen agar menjaga sportivitas dan semangat kebersamaan.
“Kemenangan itu penting, tapi kebersamaan jauh lebih bermakna. Porprov adalah milik kita semua, simbol persatuan dan kemajuan Sumatera Selatan,” tutupnya.
