Kumparan Logo
Konten Media Partner

Harga Pertamax dan Solar di Sumsel Turun

Urban Idverified-green

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

SPBU Shell. (Foto: Dok. Shell)
zoom-in-whitePerbesar
SPBU Shell. (Foto: Dok. Shell)

Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) untuk kendaraan. Di Sumatera Selatan harga Pertamax Series dan harga Solar non subsidi turun pada pukul 00.00 WIB, Minggu (5/12).

Penurunan harga Pertamax yakni Rp 9.400 per liter dari harga sebelumnya Rp 10.050, Pertamax Turbo turun menjadi Rp 10.100 dari sebelumnya Rp 11.400, Pertamina Dex Rp 10.450 turun dari Rp 11.950 per liter.

Selain itu, Dexlite turun Rp 9.700 dari harga semula Rp 10.400, Solar non subsidi turun menjadi Rp 9.500 dari harga sebelumnya Rp 9.800 per liter. Sedangkan untuk harga Pertalite tidak mengalami perubahan yakni Rp 7.850 per liter sejak 10 Februari 2019.

Penyesuaian harga ini dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM 187K/10/MEM/2019 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum atau Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman mengatakan, penyesuaian harga berlaku di seluruh Indonesia mulai Minggu, 5 Januari 2020 pukul 00.00 waktu setempat.

Penyesuaian harga mengacu pada ketentuan yang berlaku yang ditetapkan oleh pemerintah. Pertamina berkoordinasi dengan instansi terkait dan memastikan layanan berjalan baik. Harga baru yang berlaku di beberapa daerah bisa berbeda-beda karena dipengaruhi oleh perbedaan besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor atau PBBKB. (eno)