Konten Media Partner

Ibu di Palembang Tak Tahu Siapa yang Sunati Anaknya hingga Kencing Bercabang 5

7 Januari 2025 16:28 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Rusmiati, ibu dari bocah di Palembang yang diduga jadi korban malapraktik sunatan massal saat lapor polisi. (ist)
zoom-in-whitePerbesar
Rusmiati, ibu dari bocah di Palembang yang diduga jadi korban malapraktik sunatan massal saat lapor polisi. (ist)
ADVERTISEMENT
Rusmiati (40 tahun), ibu dari bocah berinisial AL (6 tahun) di Palembang yang diduga menjadi korban malapraktik saat kegiatan sunatan massal, menuntut keadilan atas apa yang dialami putranya itu.
ADVERTISEMENT
Sampai saat ini ia belum mendapatkan informasi siapa yang menangani anaknya saat kegiatan sunatan massal di kantor Kecamatan Jakabaring Palembang. Apakah dokter atau mantri.
Rusmiati bilang, setelah ikut sunatan massal anaknya mengeluh kesakitan setiap buang air kecil, dan diketahui terdapat 5 lubang kecil di saluran kencingnya.
"Anak saya mengalami komplikasi serius, jadi air kecingnya bercabang lima," kata dia.
Dirinya pun telah melaporkan kepada pihak penyelenggara sunatan massal tersebut. Mereka berjanji akan memberikan perawatan termasuk operasi lanjutan, tetapi hingga kini tidak ada tindak lanjut yang signifikan.
"Jadi awalnya ada lima lubang, setelah diobati tinggal dua. Tapi mereka hanya memberikan pengobatan sementara. Sampai sekarang belum ada tindakan operasi," ucapnya.
Akibatnya, Rusmiati memilih untuk melaporkan masalah ini ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang pada Senin, 6 Januari 2024.
ADVERTISEMENT
Kepala SPKT Polrestabes Palembang, AKP Hery, membenarkan adanya laporan terkait dugaan malapraktik tersebut. Menurutnya, kasus itu telah ditangani oleh Unit Pidana Khusus (Pidsus).
"Laporan sudah kami terima dan akan ditindaklanjuti oleh petugas Pidsus untuk menyelidiki dugaan pelanggaran UU Kesehatan," katanya.