Kumparan Logo
Konten Media Partner

Kelenteng Kong Miau di Palembang Dibobol Maling

Urban Idverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi maling menggunakan topeng. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi maling menggunakan topeng. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan

Kelenteng Kong Miau di di Kawasan Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Sumsel dibobol maling. Aksi pencurian tersebut terjadi saat klenteng tersebut kosong tidak ada orang Pengurus klenteng, Amat Sopian mengaku baru mengetahui kejadian pencurian pada pagi hari saat pintu depan klenteng sudah di rusak. "Saya melihat pintu depan kelenteng sudah rusak dan alat dupa di dalam kong miau sudah Hilang," kata dia Senin 8 Juli 2024. Amat pun melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polrestabes Palembang. Sebelum melapor, dirinya sempat mencari barang-barang yang hilang di dalam dan sekitar klenteng namun hasilnya nihil. "Usai hilang saya sudah cari pak alat tersebut, namun masih saja tidak ketemu juga," jelas dia. Amat mencatat ada sekitar enam dupa yang hilang dicuri di TKP. Lalu alat semprot rumput serta beberapa barang penting di dalam vihara itu. Pihaknya mencatat total kerugian pihaknya mencapai Rp50 juta. Sementara itu, Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihhartono telah memerintahkan Unit Pidum dan Tekab 134 Satreskrim Polrestabes Palembang untuk menyelidiki dugaan aksi pencurian tersebut. "Doakan dalam waktu dekat ini para pelakunya bisa segera kita tangkap," ungkap Haryyo. Haryyo menyebut barang yang hilang merupakan barang penting yng digunakan umat Konghucu untuk beribadah. Dirinya mengatakan dari informasi pengurus kelenteng jumlah kerugian akibat kehilangan barang tersebut mencapai Rp50 juta. "Laporan yang kita terima ada 5 - 6 tempat dupa yang hilang, Alat semprot racun rumput, serta barang penting lainnya di dalam vihara," tutup dia.