Kemaluannya Dimasukkan Ulekan Cobek, Korban Juga Dipaksa Minum Air Seni Suaminya
ยทwaktu baca 2 menit

RE (44 tahun), korban penganiayaan suami sirinya di Kabupaten Banyuasin, Sumsel, kini masih trauma atas peristiwa yang dialaminya. Saat mengalami siksaan korban mengaku juga dipaksa minum air seni pelaku.
RE menyebut siksaan yang dilakukan pelaku berinisial SA (44 tahun) terjadi kediaman mereka Desa Taja Mulya, Kecamatan Betung, Banyuasin, Selasa (1/6) sekitar pukul 21.00 WIB hingga Rabu (2/6) pukul 05.00 WIB.
"Dia menuduh saya selingkuh dengan orang lain. Langsung marah-marah dan meminta saya mengaku," katanya, Senin (6/7).
Padahal, selama 6 tahun menjalin rumah tangga dengan SA, ia tidak pernah mengalami penganiayaan seperti itu. Tapi apa yang dialaminya kali ini benar-benar terlampau batas.
"Saya dipukuli, wajah disulut rokok, rambut dibotaki, " katanya.
Meski sudah meminta ampun, tapi perbuatan pelaku semakin menjadi. Ia dipaksa mengaku telah berselingkuh walaupun sebenarnya hal itu tidak benar.
Pelaku lalu mengikat leher korban dengan tali dan menyeret tubuhnya. Lalu ditelanjangi dan pelaku memasukkan ulekan cobek ke kemaluan korban. Selain itu, ia juga dipaksa minum air seni pelaku.
"Saya disiram minyak dan sambal serta mau dibakar. Tapi karena sudah tidak tahan saya terpaksa mengaku," katanya.
RE sendiri merasa sakit hati dan terhina atas perbuatan suaminya itu. Serta berharap kepolisian dapat memberikan hukuman berat atas perbuatan yang telah dilakukan pelaku.
Kapolres Banyuasin, AKBP Imam Tarmudi, melalui Kasat Reskrim, AKP M Ikang Adi Putra, mengatakan korban saat ini masih diberikan pendampingan untuk memulihkan psikis setelah trauma cukup berat atas peganiayan yang telah dialaminya.
"Unit PPA Satreskrim Polres Banyuasin memberikan pendampingan kepada korban agar psikisnya pulih setelah trauma cukup berat," katanya.
