Kumparan Logo
Konten Media Partner

Kenali 7 Sifat Virus PMK pada Hewan Ternak

Urban Idverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sapi yang terkena virus PMK/Kumparan.
zoom-in-whitePerbesar
Sapi yang terkena virus PMK/Kumparan.

Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) merupakan jenis penyakit yang menyerang hewan ternak seperti babi, kambing, domba dan sapi.

Virus ini adalah jenis virus yang menular melalui pengeluaran udara saat pernafasan hewan yang terinfeksi. Babi merupakan hewan yang rentan terhadap penyakit ini.

PMK akan memunculkan gejala klinis 10 hari sesudah dihembuskannya virus lewat udara pernafasan hewan yang tertular. Hal ini sangat merugikan para peternak karena dapat mengakibatkan kematian hewan yang berangsur terus menerus apabila tidak ditangani dengan baik.

Maka dari itu, kenali sifat virus PMK yang dirangkum dari dokter hewan Provinsi Sumatera Selatan, Dr. drh. Jafrizal, MM, sebagai berikut:

  1. Virus PMK sangat cepat menular dan cepat berkembang biak pada sel tubuh hewan yang rentan baik itu sapi, kerbau, domba, babi dan kambing. Penyebaran virus pada sapi dapat terjadi selama 7 hari dengan hewan yang berkontak langsung dengannya.

  2. Penyakit PMK menyebar melalui kontak langsung cairan eksudat dari hewan sakit dan pernafasan, lalu lintas hewan, produk hewan, benda bahkan orang yang terkontaminasi oleh virus PMK.

  3. Virus PMK ditularkan dari hewan yang tertular sebelum hewan tersebut menunjukkan gejala klinis, sehingga peternak disarankan tidak mencampurkan hewan baru dibeli dengan hewan yang telah lama diternak.

  4. Hati-hati dengan kambing dan domba, sebab hewan tersebut memiliki ciri-ciri klinis yang hampir tidak tampak. Hal ini membuat hewan ternak tersebut menjadi hewan yang berperan pada penularan dan pertahanan virus PMK.

  5. Virus PMK dapat terjadi melalui angin, biasanya faktor ini terjadi karena cuaca yang mendukung penyebaran virus. Kondisi ini bisa terjadi hingga jarak 10 kilometer.

  6. Virus PMK bertahan hidup pada pH 7,4-7,6 dan masih mampu hidup dalam pH 6,7-9,5. Namun, virus ini tidak mampu hidup di pH rendah (di bawah 5 atau di atas 11). Selain itu, virus PMK mampu bertahan di suhu lingkungan mencapai 4°C dan akan mati apabila hidup di suhu di atas 56°C dalam jangka waktu 30 hari.

  7. Dan yang terakhir, Virus PMK dapat bertahan pada tubuh sapi dan kambing sekitar 9 bulan sampai 2 tahun lamanya.

Kematian hewan ternak pada virus ini mencapai 5%, namun walaupun angka tersebut terbilang rendah, peternak harus berhati-hati dengan penyebaran virus tersebut.

Pencegahan virus PMK dapat dilakukan dengan vaksinasi dan memberikan pengobatan lebih awal.