Kepsek SMP 1 Prabumulih Mendadak Dicopot, Diduga Gara-gara Tegur Anak Pejabat
·waktu baca 2 menit

Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 1 Prabumulih, Roni Ardiansyah, mengejutkan publik usai video perpisahannya dengan siswa sambil berderai air mata.
Hal tersebut diposting oleh salah satu akun Instagram di Kota Prabumulih pada Selasa, 16 September 2025.
Beberapa komentar dari warganet, mengatakan bahwa Roni akan dicopot dari jabatannya sebab menegur anak dari Wali Kota Prabumulih yang membawa mobil ke sekolah.
"Karena marahin anak Wali Kota yang bawa mobil ke sekolah, mobil itu dibawa ke lapangan sekolah karena mau dipakai latihan marching band, alhasil pak Roni tegur," ujar akun bernama _seeeee1.
Kemudian, salah satu warganet lainnya juga menyebut bahwa tidak hanya Kepsek yang dicopot namun juga pihak security sekolah juga ikut diberhentikan.
"Kepseknya mau dimutasi, securitynya diberhentikan, karena negur anak Wali Kota bawa mobil ke sekolah," tulis akun _riosaputra02.
Isu tersebut mulai mendapatkan perhatian warga Sumsel. Namun, saat dikonfirmasi kepada Dinas Pendidikan Kota Prabumulih, A. darmadi, ia membantah isu tersebut.
Ia mengatakan bahwa Roni akan dimutasikan, hal tersebut bukanlah karena permasalahan menegur anak Wali Kota, melainkan buntut kasus dari chat mesum yang melibatkan salah satu guru SMPN 1 Prabumulih.
Oknum guru tersebut berinisial DD yang merupakan tenaga pengajar mata pelajaran IPS. Ia kedapatan mengirim chat mesum kepada salah satu siswi berinisial JN.
"Iya, ada seorang guru yang mengirim chat mesum kepada siswi, guru tersebut sudah kami nonaktifkan sejak 27 Agustus lalu," katanya.
Akibatnya, Kepsek SMPN 1 Prabumulih ikut dimintai pertanggungjawaban. Pemerintah menilai bahwa pimpinan sekolah harus bertanggung jawab atas pengawasan lingkungan sekolah.
"Mutasi tersebut merupakan bagian dari penyegaran dan penegasan agar kasus serupa tidak terulang," kata Darmadi.
