Kumparan Logo
Konten Media Partner

Klarifikasi Sekolah Tekait Mata Bocah SD di Palembang Lebam dan Merah

Urban Idverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kepala Sekolah SDN 150 Gandus, Palembang, Eko Octa Nugraha/Anyelir.
zoom-in-whitePerbesar
Kepala Sekolah SDN 150 Gandus, Palembang, Eko Octa Nugraha/Anyelir.

Pihak sekolah dari Sekolah Dasar Negeri (SDN) 150 Gandus, Palembang buka suara terkait dugaan kekerasan salah seorang murid, Fatiyah, yang mengalami mata lebam dan merah.

Saat dikonfirmasi pada Senin, 3 November 2025, Kepala Sekolah SDN 150 Palembang, Eka Octa Nugraha, mengatakan bahwa tidak ada kekerasan yang terjadi di sekolah, baik pihak sekolah maupun temannya.

"Kami dari pihak sekolah memastikan tidak ada tindak kekerasan yang terjadi. Karena sebelum ia datang ke sekolah, matanya sudah merah di sebelah kiri," kata dia.

Kemudian, ia mengaku, wali murid langsung mendatangi murid untuk dibawa ke Puskesmas.

"Dibawa ke Puskesmas dan di rujuk ke RS Bunda Palembang. Dari hasil rumah sakit kami belum tahu pasti," kata dia.

Saat dikonfirmasi mengenai pengakuan murid yang mengatakan bahwa ada guru yang memukulnya menggunakan cincin, Eka mengaku bahwa hal tersebut tidak benar adanya karena tidak ada pihak guru yang menggunakan cincin.

"Pas tahu beritanya, saya juga kaget karena tidak ada pihak guru yang menggunakan cincin," pungkasnya.

Eka juga mengatakan bahwa belum ada hasil kabar pemeriksaan lebih lanjut mengenai keadaan Fatiyah saat ini. Namun, jika keterangan dari pihak sekolah dibutuhkan lagi, maka ia siap untuk bersaksi.