Kontingen Palembang Protes Porprov Muba: Ada Penggelembungan Medali Emas
·waktu baca 2 menit

Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumsel 2025 di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menuai kontroversi sebab diduga adanya penggelembungan medali emas "Medali Hantu" dari Cabang Olahraga (Cabor) Angkat Besi.
Ketua Kontingen KONI Kota Palembang, M Ali Ruben, menjelaskan, dalam keputusan resmi Chef de Mission (CdM) Meeting, cabor angkat besi hanya memperebutkan 19 emas, 19 perak dan 19 perunggu. Namun, tiba-tiba jumlah medali emas yang diperebutkan menjadi 59 emas. Hal tersebut tidak sesuai dengan hasil keputusan.
Saat dikonfirmasi, Ali mengaku bahwa pihaknya telah mengajukan surat protes mengenai penggelembungan medali emas tersebut.
"Jadi ada persoalan Porprov di Muba di mana medali emas yang diperebutkan tidak sesuai. Awal perjanjian disebut ada 19 medali emas yang diperebutkan, tapi saat habisnya pertandingan muncul 59 medali emas dan ini emas yang luar biasa," ujarnya.
Ia juga mendesak agar cabor angkat besi bisa direvisi dan ditinjau ulang kembali.
Kemudian, ada beberapa hal lain yang menuai kejanggalan dalam Porprov Sumsel di Muba pada tahun ini. Tidak hanya persoalan medali saja, namun juga adanya dugaan atlet asal Jawa Timur yang mewakili Muba.
"Adanya dugaan atlet Jawa Timur yang mewakili Muba. Ada bukti bahwa atlet ini di bulan 7 kemarin baru mengikuti Porprov di Jawa Timur," kata Ruben.
Ia pun berharap melalui kasus dan surat protes yang dilayangkan, dapat menjadi perhatian pihak penyelenggara Porprov Sumsel di Muba.
