Kumparan Logo
Konten Media Partner

Layanan Self Service, Pengendara Isi Bensin Sendiri di SPBU COCO Plaju Palembang

Urban Idverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
SPBU COCO Plaju terapkan layanan self service yang akan didampingi oleh para operator/Anyelir.
zoom-in-whitePerbesar
SPBU COCO Plaju terapkan layanan self service yang akan didampingi oleh para operator/Anyelir.

SPBU COCO Plaju telah menghadirkan layanan isi bensin secara mandiri (Self Service) yang dimulai pada 21 Mei 2025. Layanan ini merupakan yang pertama di SPBU COCO Pertamina Sumbagsel.

Di hari kedua layanan ini berlaku, banyak warga yang terlihat mengisi tangki minyak mereka sendiri dengan dibantu oleh operator.

Area Business Head SPBU COCO Plaju, Eris Rosandi, mengatakan bahwa self service ini bertujuan untuk mempercepat antrean para konsumen dan untuk pengalaman baru agar konsumen dapat merasakan sendiri sensasi mengisi tangki minyak.

"Banyak para konsumen yang salah paham mengenai kecurangan pengisian BBM oleh para petugas, self service ini tujuannya juga agar konsumen turut merasakan rasanya mengisi BBM sendiri," kata Eris.

Kemudian, ia juga mengatakan bahwa untuk SPBU yang telah menerapkan layanan ini di Sumsel hanya ada di SPBU COCO Plaju dan SPBU COCO Kenten.

"Untuk layanan self service ini hanya ada di SPBU COCO saja, kalau yang swasta atau DODO belum bisa terealisasikan layanannya," ujarnya.

Eris juga menegaskan bahwa tidak ada pengurangan karyawan saat layanan ini diterapkan sebab operator masih mendampingi konsumen.

Salah satu konsumen, Lisa mengatakan bahwa self service merupakan perkembangan zaman yang harus ditaati.

"Ini merupakan perkembangan zaman yang mau tidak mau harus ditaati. Kalau tidak seperti itu, kita tidak akan maju-maju," katanya.

Namun, salah satu konsumen lain di lapangan terlihat kesal dengan layanan ini. Ia berkomentar bahwa self service seharusnya tidak diterapkan karena menurutnya SPBU harus melayani konsumen dengan penuh.

"Pembeli itu adalah raja, kalau kita disuruh mengisi sendiri, untuk apa ada petugasnya," ujarnya kesal.