Mantan Bupati Banyuasin, Sumsel, Meninggal Dunia
·waktu baca 2 menit

Mantan Bupati Banyuasin, Sumsel, Amiruddin Inoed meninggal dunia, rabu (3/11). Bupati dua periode 2003 hingga 2013 itu meninggal di usia 77 tahun. Almarhum sempat dirawat di RS Charitas, Palembang.
Amiruddin Inoed adalah alumni Institut Pertanian Bogor dan meninggalkan lima orang anak. Semasa kepemimpinannya di Banyuasin, almarhum banyak membangun Banyuasin menjadi kawasan pertanian yang cukup maju.
Gubernur Sumsel, Herman Deru, mengatakan dirinya sangat merasa kehilangan sosok Amiruddin karena pernah sama-sama menjadi Bupati. Apalagi almarhum memiliki satu persepsi yang sama-sama membangun Sumsel.
"Saya dengan almarhum satu pemikiran, beberapa program beliau tentang pertanian menjadi acuan Sumsel untuk lebih baik ke depan,” katanya,.
Deru menyebut, sosok almarhum banyak mengajarkan bagaimana memanfaatkan lahan-lahan marginal menjadi lahan-lahan produktif termasuk tentang peningkatan intensifikasi yang dapat meningkatkan produksi pertanian dan itu berhasil.
“Dari dulu pertama hanya satu kali panen dalam setahun, bahkan ada yang dua kali sampai tiga kali panen dalam satu tahun. Nah pemikiran itu, dengan semakin majunya peralatan kita jadikan program serasi dan lain-lain,” katanya.
Selain itu, bagaimana untuk daerah pasang surut menjadi daerah yang bisa dikendalikan dan tidak hanya tergantung pada faktor alam. Menurutnya, itu semua berkat pemikiran almarhum yang kini dilanjutkan oleh Bupati yang sekarang Askolani.
"Saat ini kita tetap fokus pada ketahanan pangan dan peningkatan produksi pertanian," tutupnya.
Kepergian Amiruddin Inoed membuat sejumlah kerabat mendatangi rumah duka. Tidak hanya kerabat atau rekan kerja, terlihat juga aparat satpol PP, Polisi, dan Dishub juga sudah hadir di rumah duka.
