Kumparan Logo
Konten Media Partner

Melihat Aktivitas Sekolah Gajah di Lahat

Urban Idverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Salah satu gajah di Sekolah Gajah yang bernama Linda, didampingi oleh pengurusnya, Ozi/Anyelir.
zoom-in-whitePerbesar
Salah satu gajah di Sekolah Gajah yang bernama Linda, didampingi oleh pengurusnya, Ozi/Anyelir.

Sekolah gajah yang ada di Kabupaten Lahat tepatnya di bawah Bukit Jempol, menjadi destinasi wisata satwa gajah baru di Sumsel yang telah dibuka pada 2024 lalu.

Di dalam kawasan ini, kita dapat menjumpai Gajah Sumatra yang terancam punah ditemani dengan pengurus gajahnya masing-masing.

Terdapat 8 ekor gajah yang berada di kawasan tersebut. Tim Urban kali ini berkesempatan untuk mengunjungi Sekolah Gajah pada Selasa, 7 Oktober 2025.

Linda, salah satu Gajah Sumatera yang berada di kawasan tersebut terlihat menyambut kedatangan orang-orang yang berkunjung.

Pengurus dari gajah Linda, Ozi, sedikit memberikan penjelasan mengenai gajah Linda yang saat itu sedang bermain bersamanya.

Ozi menjelaskan, Linda yang telah berumur 31 tahun merupakan salah satu gajah yang jinak dan memang diperuntukkan untuk menyapa pengunjung yang hadir.

"Kalau Linda salah satu gajah jinak yang sering menyapa pengunjung. Dia juga bisa tahu emosional para pengunjung yang mendekat, apakah takut, senang atau berani," kata dia.

Kemudian, saat ditanyai mengenai tinggi dan berat gajah Linda, ia mengungkap bahwa Linda memiliki tinggi sekitar 2 meter dengan berat 30 ton.

Untuk pakan dari gajah sendiri, ia menjelaskan, gajah biasanya memakan rumput-rumputan, tebu dan juga asupan mineral khusus yang diberikan pengurus untuk menjaga kesehatannya.

"Sama ada asupan mineral yang kita berikan untuk menjaga kesehatan Linda," ujarnya.

Tarif untuk masuk ke sekolah gajah ini yaitu Rp 10 ribu per orangnya. Destinasi wisata ini cocok untuk seluruh kalangan yang ingin melihat dan berinteraksi langsung dengan Gajah Sumatera.