Kumparan Logo
Konten Media Partner

Moya Indonesia Mau Investasi Air Bersih di Palembang, Survei Dimulai Juni 2025

Urban Idverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
PT Moya Indonesia saat melakukan audiensi dengan Pemkot Palembang. (ist)
zoom-in-whitePerbesar
PT Moya Indonesia saat melakukan audiensi dengan Pemkot Palembang. (ist)

PT Moya Indonesia, perusahaan nasional yang bergerak di bidang pelayanan air bersih, menyatakan minatnya untuk berinvestasi di Palembang. Langkah ini diyakini akan menjadi solusi konkret atas persoalan air bersih di Palembang.

Executive Director PT Moya Indonesia, Mujiaman, mengatakan Palembang memiliki potensi besar untuk pengembangan sistem air bersih.

“Kami melihat peluang besar yang bisa dikembangkan dalam waktu cepat. Target kami, dalam dua tahun ke depan, 100 persen warga Palembang bisa menikmati layanan air minum yang layak,” katanya.

PT Moya berkomitmen untuk segera memenuhi kebutuhan air minum masyarakat dengan memperhatikan kualitas dan efisiensi anggaran.

“Kami tidak hanya fokus pada kualitas air, tapi juga bagaimana air ini menjadi berkah dan hemat anggaran,” tambah Mujiaman.

Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menyambut baik niat investasi ini. Menurutnya, percepatan layanan air bersih menjadi hal mendesak mengingat masih banyak keluhan masyarakat soal akses air bersih.

“Kami sangat terbuka dan memberikan kesempatan kepada PT Moya untuk segera mengambil langkah konkret,” ujarnya.

Dewa menambahkan, jika nanti bisa terlaksana investasi PT Moya Indonesia ini diharapkan tak hanya meningkatkan infrastruktur air bersih, tetapi juga mempercepat tercapainya Palembang sebagai kota dengan layanan air minum terbaik di Sumatera Selatan.

Direktur Utama Perumda Tirta Musi Palembang, Andi Wijaya, menambahkan

kerja sama ini akan difokuskan pada sejumlah aspek penting seperti optimalisasi sistem penyediaan air, peningkatan kapasitas, hingga pengendalian tingkat kebocoran yang saat ini mencapai 23-26 persen.

“Dengan adanya kerja sama ini, kami menargetkan peningkatan kapasitas produksi air bersih menjadi 1.750 liter per detik, penurunan tingkat kebocoran hingga 5 persen, dan layanan air minum yang tersedia 24 jam untuk seluruh masyarakat Palembang,” katanya.

Sebagai langkah awal, tim dari PT Moya Indonesia akan melakukan survei pada 26 Juni 2025 mendatang dan menargetkan kawasan timur Palembang sebagai daerah pengembangan awal, terutama daerah Sako dan Sematang Borang.