Kumparan Logo
Konten Media Partner

MXGP Bakal Jadi Agenda Rutin Tahunan di Sumatera Selatan

Urban Idverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
MXGP Palembang 2019. Foto: MXGP
zoom-in-whitePerbesar
MXGP Palembang 2019. Foto: MXGP

Kejuaraan Dunia Motocross MXGP bakal menjadi agenda rutin tahunan Provinsi Sumatera Selatan. Sebelumnya, seri MXGP di Palembang telah berlangsung sukses pada Juli lalu.

Terkait hal ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Sumatera Selatan (Sumsel), Nasrun Umar, didampingi oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumsel, Akhmad Yusuf, melaksanakan studi kaji banding ke Pemerintah Kota Semarang. Nasrun diterima langsung oleh Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, di ruang rapatnya, Selasa (10/9).

Pertemuan ini dalam rangka menindaklanjuti kesimpulan rapat ihwal MXGP pada 3 Agustus lalu di ruang Sekretaris Daerah Sumsel. Saat itu, keputusannya, sesuai arahan langsung Gubernur Sumsel, Herman Deru, melalui Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumsel adalah menyusun segala persiapan, pembiayaan, dan penganggaran agar MXGP menjadi event rutin tahunan.

Sekda Sumsel Nasrun Umar saat melakukan studi kaji Banding ke Pemkot Semarang, Selasa (10/9).

“Dalam hal ini Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel memerintahkan kepada saya untuk dapat melakukan kaji banding di sini (Semarang), dari pertemuan dengan wakil wali kota tadi menyampaikan beberapa hal yang merupakan kunci-kunci sukses ketika event ini bisa menjadi bagian dari pelaksanaan MXGP mendatang,” kata Nasrun ditemui usai meninjau langsung sirkuit MXGP di Sirkuit Bukit Semarang Baru (BSB).

Diketahui, Semarang sudah dua tahun berturut-turut menyelenggarakan MXGP. Tahun 2018 dan 2019.

Sekda Sumsel berfoto bersama Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, Selasa (10/9).

Ketika kembali Ke Palembang, dirinya akan melaporkan kepada Gubernur Sumsel dan akan mengajak OPD terkait melaksanakan rapat untuk mengupas tuntas membahas RAB atau suatu metode penyajian rencana biaya yang harus dikeluarkan dari awal pekerjaan dimulai hingga pekerjaan MXGP tersebut selesai.

“Dengan mempertimbangkan segala efisiensi yang kita lakukan. Contohnya harus ada penunjukan dari Kemenpora kepada kita dimana ini merupakan event internasional, kemudian dari penunjukan itu kita minta fasilitasi melalui persetujuan kemendagri dan beberapa hal yang berdasarkan perundang-undangan harus kita lakukan. Mudah-mudahan hasil kaji banding ini membawa hasil positif bagi kita sehingga event ini menjadi agenda tahunan di Sumsel,” terangnya.

Mengenai lahan yang dipersiapkan, Nasrun mengungkapkan sudah sejak lama lahan tersebut dipersiapkan di Jakabaring Sport City (JSC). Ia berharap di tahun 2020 nanti segala persiapan telah matang dan siap menyelenggarakan MXGP 2020 di Kota Palembang.

“Harapan kita di 2020 nanti kita akan melaksanakan MXGP 2020 di JSC. 100 persen Pemprov Sumsel siap fokus dan integritas yang tinggi konsentrasi, bimbingan dari pimpinan kita menjadi kunci utama,” pungkasnya.

Sementara itu, Hevearita mengaku sangat bangga karena bisa bersilaturahmi dengan perwakilan Pemda Sumsel. Menurutnya, Sumsel telah berkembang luar biasa.

“Bahwa kita bisa berbagi terkait dengan penyelenggaraan MXGP yang tentunya bagaimana kekurangan dan kelebihan penyelenggaraan di Kota Semarang, mungkin ada juga kelebihan dan kekurangan penyelenggaraan di Palembang. Kalau di Palembang 'kan masih jauh artinya masih bisa hal yang masih ada kekurangan pada saat penyelenggaraan bisa ter-cover karena waktunya masih lama,” pungkasnya. (ADV)