Orasi di Panggung Rakyat, Ojol Palembang Sebut Kecewa dengan DPR
·waktu baca 2 menit

Salah satu driver Ojek Online (Ojol), Indra, turut memberi aspirasinya dalam orasi yang diadakan di Panggung Rakyat 2025 di bawah Jembatan Ampera pada Jumat, 5 September 2025.
Sebelumnya, Panggung Rakyat 2025 diadakan atas dasar keresahan terhadap situasi Indonesia hari ini. Agenda ini digelar dalam beberapa kegiatan yakni lapak buku, diskusi, live musik dan orasi dari masyarakat.
Indra yang telah berusia 80 tahun, dalam orasinya mengatakan bahwa ia kecewa dengan sikap DPR hari ini karena pendapatan mereka tidak sesuai dengan hasil yang mereka keluarkan.
"Enak aja anggota DPR di sana, gaji besar sedangkan rakyat sengsara. Kita di sini malah menyalahkan brimob atas tragedi kemarin, padahal kerusuhan terjadi karena anggota DPR," kata Indra.
Kemudian, ia juga mengatakan bahwa ia sangat mendukung kegiatan ini sebab ia dan rakyat lain dapat bersuara mengenai keadaan Indonesia hari ini.
"Saya setuju dengan kegiatan ini. Saya dan driver Ojol lainnya dapat bersuara walaupun gaji kami kecil dan jauh dari kata sejahtera," ujarnya.
Sementara itu, orasi juga digaungkan dari kalangan aktivis perempuan yang turut hadir dalam pesta rakyat.
Andi, salah satu peserta dari Panggung Rakyat, mengatakan bahwa agenda ini dilandasi atas penyikapan terhadap situasi Indonesia pada hari ini.
"Kemarin kita tahu bahwa ada kekacauan di DPR dan sampai hari ini, mereka yang berkuasa masih tidak merespons kekacauan yang terjadi," kata dia.
Kemudian, ia juga mengatakan bahwa panggung ini disediakan untuk orang-orang yang ingin bersuara mengenai keresahan mereka terhadap sistem kekuasaan di Indonesia.
