Palembang Gelar 43 Kegiatan Besar untuk Dongkrak Kunjungan Wisatawan

Konten Media Partner
8 Maret 2022 17:33
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Taman Sekanak Lambidaro. Foto: Instagram @pariwisata.palembang
zoom-in-whitePerbesar
Taman Sekanak Lambidaro. Foto: Instagram @pariwisata.palembang
Dinas Pariwisata Kota Palembang akan launching Calender of Charming Events Palembang 2022 pada tanggal 10 Maret mendatang. Tahun ini akan diselenggarakan 43 kegiatan besar yang diperkirakan dapat menyedot perhatian wisatawan.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, Kgs. Sulaiman Amin, mengatakan upaya ini dilakukan dalam pemulihan ekonomi khususnya sektor pariwisata serta meningkatkan kunjungan wisata dan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) sektor pariwisata tahun 2022.
“Pada tahun ini ada sebanyak 43 kegiatan yang berpotensi dapat mendongkrak pariwisata di Palembang. Sebanyak 10 kegiatan banyak melibatkan masyarakat di area outdoor,” katanya, Selasa (8/3).
Kesepuluh event ini yakni sekanak lambidaro, festival palembang darussalam, festival sriwijaya, pemilihan bujang gadis palembang, fornas VI, sepekan seni palembang, siguntang fest, kongres jaringan kota pusaka Indonesia, pekan adat sumsel dan pameran ekonomi kreatif.
"Belajar dari sekanak lambidaro kemarin memang masyarakat Palembang ini sangat haus hiburan sehingga kemarin agak kurang terkendali, tapi kedepan kita sudah antisipasi ini dengan menerapkan pola hybrid dengan melihat kondisi perkembangan COVID-19,” katanya.
Pola hybrid ini, dijelaskan Sulaiman, yaitu pelaksanaan kegiatan yang bisa dilakukan secara online dan offline. Dengan begitu event-event yang sudah direncanakan bakal tetap jalan meski kondisi COVID sedang naik.
"Mudah-mudahan tetap jalan kegiatan yang sudah di dusun, jikapun pandemi semakin memburuk misalnya dan saat ini kita masuk PPKM level 3 kita pastikan tetap terlaksana,” katanya.
Pihaknya tidak ingin menyerah dengan pandemi ini dan harus bangkit dan lawan. Jadi begitu naik melaksanakan kegiatannya secara online, kalau sudah mereda maka Kembali offline.
Menurutnya, semua event dapat tetap jalan dengan cara ini. Cara lain yang juga jadi hasil evaluasi pihaknya dalam mengantisipasi protokol kesehatan tetap dapat terkendali di tengah masa pandemi, yaitu dengan memilih lokasi pelaksanaan kegiatan.
"Kalau kita lihat pelaksanaan di outdoor memang sulit untuk dibatasi, maka pelaksanaan Indoor akan lebih memungkinkan," Katanya.
Pihaknya berharap kondisi pandemi saat ini dapat terus berangsur membaik sehingga akan banyak wisatawan datang ke kota Palembang. Pada 10 Maret mendatang akan mengundang seluruh kepala dinas dan Kepala Dinas Pariwisata seluruh kabupaten dan kota di Sumsel termasuk dari pusat.
Acara tersebut pihaknya telah meminta izin dari gugus tugas dan juga akan mengundang sesuai kapasitas yang ada. "Kita pakai di The Zuri Hotel dengan kapasitas gedung 1500 dan kita sesuai aturan akan mengundang sekitar 300an orang dengan menerapkan proses yang ketat," katanya.
Seiring dengan harapan membaiknya kondisi pandemi, dan penggunaan pola hybrid pada event wisata di kota Palembang pihaknya optimistis dapat menjaring wisatawan berkunjung ke Palembang.
"Setidaknya kita menargetkan sebanyak 1,5 juta karena hampir dua tahun belakangan kunjungan wisatawan turun drastis yakni tahun lalu hanya 890 ribuan wisatawan yang datang," katanya.