Kumparan Logo
Konten Media Partner

Panggung Acara Syukuran di Palembang Roboh, Para Tamu Tercebur ke Sungai

Urban Idverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana seusai panggung roboh dan puluhan tamu tercebur ke sungai. Foto : Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Suasana seusai panggung roboh dan puluhan tamu tercebur ke sungai. Foto : Istimewa

Kebahagiaan sebuah acara syukuran anak di Palembang berubah menjadi kepanikan ketika panggung tamu roboh, membuat sejumlah undangan tercebur ke sungai. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (31/5/2025) sekitar pukul 15.00 WIB di Jalan H Umar, Kelurahan 8 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang.

Kejadian tersebut menjadi viral setelah video detik-detik panggung ambruk diunggah di media sosial. Banyak warganet menduga acara tersebut adalah pesta pernikahan karena penampilan Female DJ (FDJ) Devi Balqis asal Palembang yang menghibur para tamu.

Menurut salah satu saksi, Limin, panggung mulai ambruk saat musik remix dimainkan.

“Saya dan istri sedang asyik bergoyang, tiba-tiba panggung roboh. Istri saya tercebur, dan saya langsung menolongnya,” ujarnya, Ahad (1/6/2025).

Selain tamu undangan, beberapa peralatan seperti kursi dan sound system juga ikut terjatuh ke sungai.

Kapolsek Seberang Ulu I, AKP Heri, menjelaskan bahwa sebelum acara, anggota Bhabinkamtibmas sempat memberikan imbauan kepada pemilik acara untuk tidak mengadakan musik remix.

“Pada pagi hari, kami sudah mengingatkan agar acara hanya diisi musik dangdut. Ketika dicek, saat itu memang tidak ada musik remix,” kata Heri.

Namun, sekitar pukul 15.00 WIB, Polsek menerima laporan bahwa acara berubah menjadi pesta musik remix. Sebelum anggota Polsek tiba untuk membubarkan, panggung sudah lebih dulu roboh.

“Anggota kami langsung dikerahkan ke lokasi. Sayangnya, sebelum sampai, laporan panggung roboh sudah diterima,” tambahnya.

Kapolsek memastikan tidak ada korban luka dalam insiden tersebut. Pemilik acara dan Ketua RT setempat telah dimintai keterangan untuk keperluan investigasi lebih lanjut.

Pihak kepolisian juga akan berkoordinasi dengan Satpol-PP untuk menindaklanjuti kejadian ini sesuai Peraturan Daerah (Perda) yang berlaku.

“Kami hanya membantu dalam proses awal. Selanjutnya akan diserahkan kepada pihak yang berwenang,” tutup Heri.