Pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat di Sumsel Dimulai November 2021
·waktu baca 2 menit

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melakukan sejumlah rencana persiapan pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat. Semua pihak diminta harus bersinergi untuk membantu agar akselerasi pembangunan berjalan lancar.
Gubernur Sumsel, Herman Deru, mengatakan upaya ini melibatkan semua pengguna jasa pelabuhan. “Pertemuan ini bersifat informatif, terutama tentang kesiapan yang lebih dimatangkan lagi," katanya, Kamis (8/7).
Deru bilang, pelabuhan ini mengintegrasikan semua kebutuhan komoditas karena diyakini akan berdampak bagi pertumbuhan ekonomi Sumsel, terutama pada sisi ekspor impor.
Pihaknya meyakini proses pembangunan akan berjalan sesuai dengan rencana karena semua persyaratan sudah terpenuhi. Apalagi, proyek pembangunannya ini sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN).
Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Setda Sumsel, Ekowati Retnaningsih, mengatakan rencananya ground breaking Pelabuhan New Palembang di Tanjung Carat akan dilakukan bulan November 2021 dan langsung dihadiri oleh Presiden RI.
“Penentuan titik lokasinya juga sudah ditetapkan oleh Menteri Perhubungan dan Gubernur Sumsel,” tegasnya.
Ekowati menyebut, Pemprov Sumsel telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat, dan pengamanan pelabuhan bersama Pemerintah Kabupaten Banyuasin dan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan kelas II Palembang, serta rekomendasi teknis alih fungsi lahan yang telah dikeluarkan.
"Dalam hal ini pemerintah pusat maupun Pemprov Sumsel telah melakukan proses penyiapan administrasinya," ucapnya sembari menyebut luasan lahan yang telah disiapkan untuk pembangunan Pelabuhan New Palembang lebih kurang seluas 1330 hektare.
Ditempat yang sama Bupati Banyuasin, Askolani Jasi yang hadir dalam pertemuan tersebut merespon dengan baik dan bangga pada Gubernur Sumsel H. Herman Deru atas kerja kerasnya yang berkeinginan Pelabuhan New Palembang ini menjadi pelabuhan Internasional.
"Paling penting realisasi proyek ini, kami masyarakat Banyuasin bangga dengan semangat dan pembangunan Sumsel ini,” kata dia.
Askolani menjelaskan pihaknya telah membuat Perda mengenai Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) untuk memudahkan berjalannya proyek pembangunan Pelabuhan New Palembang di Tanjung Carat itu. (eno)
