Pemkot Palembang Pastikan Revitalisasi Pasar 16 Ilir Terus Berlanjut
·waktu baca 2 menit

Pj Wali Kota Palembang, A Damenta, memastikan revitalisasi Pasar 16 Ilir bakal terus berlanjut. Sejumlah pedagang pun akan direlokasi dalam waktu dekat.
Hal itu terungkap saat A Damenta bersama sejumlah jajaran melakukan peninjauan di Pasar 16 Ilir, Selasa, 6 Agustus 2024.
Dalam tinjauan itu, A Damenta, menyoroti sejumlah aspek yang harus menjadi perhatian khusus saat renovasi. Seperti; kerapian lapak pedagang dan saluran air.
"Saluran air semua sudah tertutup oleh lapak-lapak pedagang padahal itu tidak boleh dan akan diperbaiki kembali sebagai mana mestinya," katanya.
Selain itu, tata letak pedagang juga harus menjadi perhatian. Misalnya seperti adanya gudang penyimpanan minyak goreng yang ada di basement Pasar 16 Ilir yang dinilai dapat membahayakan.
"Minyak itu kalau tersulut api menimbulkan potensi bisa terbakar habis.
Kami mohon para pemilik lapak komunikasi dengan kami. Intinya revitalisasi ini untuk kenyamanan semua," katanya.
Selain itu, lapak pedagang yang ada di sekitar gedung utama juga akan direlokasi ke area yang lebih representatif. Seperti memanfaatkan area parkir yang ada di sekitar Dermaga Poin.
A Damenta menjelaskan, Pemkot pada dasarnya tidak mengganggu pedagang, melainkan hanya ingin menata kembali posisi berjualan dengan baik.
"Ayo sama-sama kita benahi bersama," katanya.
Direktur Utama Perumda Pasar Palembang Jaya, Abdul Rizal, mengatakan sudah beberapa kali mengadakan rapat terkait revitalisasi dan relokasi pedagang di Pasar 16 Ilir.
"Revitalisasi harus segera kita laksanakan, kalau tidak pasti akan berdampak kepada pedagang sendiri, pendapatan daerah, dan lainnya," kata dia.
Menurutnya, tahap pertama akan dimulai pekan depan, dan akan disiapkan Tempat Penampungan Sementara (TPS) untuk para pedagang.
"Jumlah petak itu semuanya 1.050 unit, kemudian yang berdagang cuma 439 pedagang. Sisanya itu ada satu orang punya lebih dari satu petak. Jadi rencana kita buat TPS itu sekitar 700 lebih di lapangan parkir," katanya.
