Petugas PPS di Sumsel Tewas Diseruduk Babi

Seorang petugas Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Yanto (30 tahun), tewas setelah sepeda motor yang dikendarainya diseruduk babi hutan, usai mengantar kotak suara ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PKK), pada Jumat (18/4).
"Korban tercatat bertugas sebagai PPS di Desa Tanjung Dalam, Kecamatan Keluang, Musi Banyuasin," kata Komisioner KPU Sumatera Selatan Divisi Hukum dan Pengawasan, Hepriadi, Selasa (23/4)
Korban, kata Hepriadi, hendak pulang ke desa usai mengantarkan kotak suara di kecamatan pada 18 April 2019, atau sehari setelah pelaksanaan pemilu. Menurutnya, jalan di daerah tersebut memang gelap karena kurang penerangan jalan dan dikelilingi hutan.
Nah, berdasarkan laporan, saat korban tengah berkendara, tiba-tiba datang seekor babi hutan yang melintas dari semak-semak yang berada di samping jalan langsung menyeruduk kendaraan korban hingga membuat korban terjatuh.
"Kondisi jalan juga saat itu sepi, korban sebenarnya sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun sudah tidak tertolong lagi," katanya.
Hepriadi menambahkan, selain dari Yanto, ada petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) lain yang sudah meninggal dunia karena kelelahan. Petugas KPPS yang meninggal tersebut sudah dipastikan secara medis bahwa mengalami kelelahan dan penurunan kesehatan saat bertugas.
"Jadi kini totalnya sudah tujuh orang petugas yang meninggal dunia, baik KPPS yang PPS," katanya. (jrs)
