Polda Sumsel Terjunkan 648 Personel untuk Pengawalan Calon Kepala Daerah
·waktu baca 2 menit

Polda Sumsel menerjunkan 684 personel untuk bertugas melakukan pengawalan terhadap pasangan calon (Paslon) kepala daerah di Pilkada Serentak 2024.
Kapolda Sumsel, Irjen Pol A Rachmad Wibowo, memberikan pembekalan kepada ratusan personel yang akan bertugas. Di nama Polda Sumsel menekankan netralitas anggota Polri di Pilkada 2024.
Irjen Rachmad Wibowo, menegaskan ke seluruh personel Polda Sumsel yang ditugaskan pada pengawalan PAM VIP Pilkada 2024 ini untuk tetap menjaga netralitas.
"Jaga selalu netralitas Polri, tidak memihak kepada paslon yang dikawal, ingat tugas utama adalah memberikan perlindungan keamanan VIP secara fisik dari segala bentuk ancaman gangguan keselamatannya, memberikan perlindungan,” katanya.
Selain soal netralitas, Irjen Rachmad juga agar setiap personel yang bertugas mengawal paslon dapat menjaga etika dan disiplin, dan tetap humanis dalam bertugas.
"Jangan sekali-kali melaksanakan kegiatan di luar dari tugas pengamanan. Seperti ikut membantu menyebarkan pamflet, membagi bagikan sembako, dan sejenisnya. Tetapkan fokus pada tugas sebagai pengawalan," sambungnya.
Di sisi lain, Kapolda juga berpesan agar para personel yang ikut dalam Pam Pengawalan Paslon Pilkada 2024 untuk mempersiapkan dan menjaga kesehatan fisik.
Karo Ops Polda Sumsel, Kombes Pol Muhammad Anis Prasetio Santoso, menyampaikan terdapat 648 personel yang ditugaskan untuk Pam VIP bagi paslon kepala daerah di Pilkada Serentak 2024.
"Dari jumlah tersebut, 20 di antaranya merupakan polisi wanita atau Polwan," jelasnya.
