Porprov XV Sumsel Gairahkan Ekonomi Muba, Akomodasi Atlet Dipastikan Nyaman
·waktu baca 2 menit

Penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Sumatera Selatan (Sumsel) di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) tak hanya menjadi ajang adu prestasi antar atlet, tetapi juga membawa dampak ekonomi besar bagi masyarakat setempat.
Gubernur Sumsel Herman Deru menegaskan, kehadiran ribuan atlet, pelatih, dan ofisial dari 17 kabupaten/kota mampu menggerakkan berbagai sektor ekonomi, mulai dari kuliner, transportasi, hingga akomodasi.
“Selama dua pekan pelaksanaan, kita bisa lihat geliat ekonomi rakyat meningkat. Homestay penuh, warung ramai, transportasi hidup — inilah efek nyata dari event olahraga daerah,” ujar Herman Deru saat meninjau langsung sejumlah penginapan atlet di Sekayu, Sabtu (18/10/2025).
Dalam kunjungan itu, Gubernur Deru didampingi Bupati Muba Toha. Ia memastikan seluruh homestay dan wisma atlet yang digunakan peserta berada dalam kondisi layak dan nyaman.
Menurutnya, kabar adanya penginapan tak layak sempat beredar beberapa waktu lalu. Namun, setelah dicek, ternyata hal itu terjadi karena sebagian kontingen datang lebih awal dari jadwal yang ditentukan.
“Saya turun langsung meninjau beberapa lokasi, termasuk tempat tinggal kontingen Lahat dan OKU Timur. Semua sudah sesuai standar. Jadi isu penginapan tidak layak itu tidak benar,” tegasnya.
Deru juga menilai kesiapan Muba sebagai tuan rumah patut diapresiasi. Selain fasilitas yang memadai, dukungan masyarakat disebut luar biasa.
“Muba sudah berpengalaman dan terbukti bisa menjadi tuan rumah yang sukses. Infrastruktur mereka sangat siap,” katanya.
Ia menambahkan, ajang olahraga seperti Porprov bukan hanya tentang medali dan peringkat, tetapi juga momentum memperkuat sinergi antar daerah dan menumbuhkan ekonomi lokal.
“Event seperti ini adalah bentuk dukungan nyata pemerintah untuk menggerakkan daerah. Bukan hanya sportivitas yang kita bangun, tetapi juga kemajuan ekonomi rakyat,” ujar Deru.
Gubernur pun berpesan agar seluruh pihak menjaga semangat sportif dan menjadikan Porprov XV Sumsel sebagai wadah mempererat kebersamaan.
“Olahraga itu menyatukan. Menang penting, tapi menjaga persaudaraan jauh lebih berharga,” pungkasnya.
