Kumparan Logo
Konten Media Partner

Puluhan Ojol di Palembang Ricuh di Gerai McDonald's

Urban Idverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Puluhan ojol yang di gerai McDonald's Palembang. (foto: Abdul Toriq/Urban Id)
zoom-in-whitePerbesar
Puluhan ojol yang di gerai McDonald's Palembang. (foto: Abdul Toriq/Urban Id)

Puluhan driver ojek online (ojol) berkerumun di gerai McDonald's  di Palembang. Mereka sempat ricuh karena terlalu lama menunggu pesanan menu BTS.

Pantauan Urban Id, kerumunan driver ojol juga terjadi di gerai McDonald's Jalan Jenderal Sudirman dan menjadi perhatian sejumlah pengendara yang melintas. Peristiwa ini pun menjadi viral di media sosial.

Akibatnya, Satpol PP yang langsung ke lokasi dan menertibkan keadaan. Puluhan ojol itu pun diminta tertib dan mematuhi protokol kesehatan.

"Tutup saja aplikasinya," teriak driver ojol.

Kondisi kerumunan ojol di gerai McDonald's Palembang. (foto: Abdul Toriq/Urban Id)

Rian, salah satu driver ojol mengaku sudah menunggu selama 3 jam di lokasi dan pesanaannya tak kunjung datang. Hal itu membuatnya merasa dirugikan dari sisi waktu.

"Pelayanannya lambat sementara orderan yang masuk di aplikasi terus bertambah," katanya, Rabu (9/6).

Antrean cukup panjang karena orderan yang diterima McDonald's terlalu banyak membuat karyawannya kewalahan, ditambah lagi panggilan antrean hanya dibatasi dari 5-10 ojol.

embed from external kumparan

"Saya dapat tiga pesanan menu untuk satu orderan dengan nilainya Rp 154 ribu. Tapi kalau ini saya rugi karena menunggu tiga jam," katanya.

Gubernur Sumsel, Herman Deru, yang saat itu melintas di lokasi pun ikut turun untuk menenangkan kondisi. Menurutnya, ia telah berkomunikasi dengan manajemen McDonald's untuk memberi kebijakan menambah jumlah antrean.

"Sudah kita komunikasikan tadi, yang penting semua tetap tertib dan mematuhi protokol kesehatan," katanya. (aab)