Kumparan Logo
Konten Media Partner

Remaja di Pagar Alam Ditangkap Polisi Usai Cabuli Anak di Bawah Umur

Urban Idverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi korban pelecehan. Foto: HTWE/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi korban pelecehan. Foto: HTWE/Shutterstock

Seorang remaja berusia 15 tahun di Kota Pagar Alam, Sumsel harus berurusan dengan hukum setelah diduga mencabuli anak di bawah umur. Remaja yang berstatus Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) itu telah diamankan oleh Satreskrim Polres Pagar Alam melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

Kasat Reskrim Polres Pagar Alam, Iptu Irawan Adi Candra, didampingi Kasi Humas Iptu Mansyur, mengungkapkan kasus ini bermula dari laporan orang tua korban pada 20 Agustus 2025. Peristiwa dugaan pencabulan terjadi di sebuah penginapan di Kecamatan Pagar Alam Utara, pada Selasa 19 Agustus 2025.

“Pelaku yang masih berstatus anak kini dalam pemeriksaan lebih lanjut oleh Unit PPA Satreskrim,” ujar Iptu Irawan, Jumat (19/9/2025).

Menurutnya, penanganan kasus ini juga melibatkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) agar proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Polisi menegaskan tetap mengedepankan perlindungan anak, baik terhadap korban maupun pelaku.

“Kami memastikan proses hukum berjalan sesuai aturan, dengan tetap menjaga hak-hak anak. Kasus ini menjadi perhatian serius agar memberi efek jera sekaligus edukasi bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap anak,” tegasnya.

Selain memeriksa sejumlah saksi, penyidik juga mengamankan barang bukti terkait kasus ini. Sementara itu, korban mendapatkan pendampingan untuk pemulihan psikologis.

Polres Pagar Alam menegaskan komitmennya memberantas kekerasan terhadap anak. Kapolres melalui jajaran Satreskrim mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan mengawasi lingkungan sekitar, khususnya aktivitas anak-anak.

“Kami mengajak semua pihak bersama-sama menjaga dan melindungi anak-anak kita, karena mereka adalah generasi penerus yang harus dijaga tumbuh kembangnya,” pungkas Iptu Irawan.