Kumparan Logo
Konten Media Partner

Rumah Sakit di Empat Lawang Tolak Vaksin Moderna

Urban Idverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi vaksin corona. (foto: Shutterstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi vaksin corona. (foto: Shutterstock)

Kabupaten Empat Lawang menjadi salah satu daerah dengan realisasi vaksinasi paling rendah di Sumsel. Selain itu, rumah sakit di daerah itu pun diketahui menolak vaksin Moderna.

Hal itu disampaikan Bupati Empat Lawang, Joncik Muhammad. Menurutnya, selain masalah letak geografis wilayah yang didominasi perbukitan, rendahnya vaskinasi juga disebabkan adanya penolakan jenis vaksin di masyarakat.

"Iya, ada sekitar 6 ribu dosis vaksin Moderna di tolak rumah sakit di Empat Lawang," katanya, Rabu (10/11).

Joncik bilang, penolakan tersebut lantaran banyaknya keluhan masyarakat setempat yang menganggap efek dari vaksin jenis Moderna lebih banyak gejalanya. Seperti misalnya demam selama 3 hari setelah divaksin.

"Jadi (vaksin Moderna) saya kembalikan. Suratnya juga sudah dibuat dan ditujukan ke Pemprov Sumsel. Saat ini kita hanya terima Sinovac," katanya.

Adapun capaian vaksinasi di Empat Lawang saat ini baru 18,6 persen untuk dosis pertama dan 9,5 persen dosis kedua dari jumlah sasaran 263.670 orang.

"Banyak juga masyarakat masih menganggap tidak ada COVID-19 karena Empat Lawang yang terendah kasusnya. Itu juga mempengaruhi capaian vaksinasi," katanya.

Gubernur Sumsel, Herman Deru, mengatakan terdapat 3 daerah dengan realisasi terendah dalam program 'Keroyok Vaksin'. Yakni; Empat Lawang, Pali, dan Muratara. Kendalanya karena faktor demografi.

"Seperti di Empat Lawang yang merupakan daerah pegunungan, Pali dengan rawa-rawanya, dan Muratara merupakan daerah baru yang infrastrukturnya perlu pembenahan," katanya.

Maka dari itu, Deru meminta daerah yang masuk capaian terendah untuk lebih meningkatkan lagi vaksinasi agar mencapai target herd immunity 70 persen di awal tahun 2022.

"Terus diupayakan percepatan, yang mana saat ini capaian di Sumsel sudah mendekati 50 persen," katanya. (aab)