Kumparan Logo
Konten Media Partner

Satpol PP Palembang Tertibkan TikToker yang Live di Jembatan Ampera

Urban Idverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Para anak muda di Palembang saat sedang mencari cuan lewat TikTok dengan background Jembatan Ampera, Foto : Abdullah Toriq/Urbanid
zoom-in-whitePerbesar
Para anak muda di Palembang saat sedang mencari cuan lewat TikTok dengan background Jembatan Ampera, Foto : Abdullah Toriq/Urbanid

Petugas gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang membubarkan kegiatan siaran langsung (live) TikTok yang dilakukan di atas Jembatan Ampera, Palembang, pada Selasa (13/5/2025). Pembubaran dilakukan karena aktivitas live di TikTok dinilai mengganggu ketertiban umum, terutama lalu lintas di sekitar lokasi.

Kepala Bidang Penertiban Umum Satpol PP Palembang, Cherly Panggar Besi, menjelaskan kegiatan tersebut menjadi perhatian langsung dari Wali Kota Palembang melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang. Menurut Cherly, aksi bernyanyi atau menari di atas jembatan tidak hanya mengganggu arus lalu lintas tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan.

“Kegiatan ini menjadi atensi Wali Kota karena telah mengganggu ketertiban umum, khususnya bagi para pengguna jalan di Jembatan Ampera,” ujar Cherly, Rabu (14/5/2025).

Cherly menegaskan bahwa Pemerintah Kota Palembang tidak menentang kreativitas para konten kreator, termasuk aktivitas di media sosial. Namun, ia mengimbau agar pembuatan konten dilakukan dengan memperhatikan aspek keselamatan dan tidak mengganggu ketertiban umum.

“Kami mendukung kreativitas masyarakat, tapi kami mengingatkan agar memilih lokasi yang tepat. Jika ingin membuat konten di Jembatan Ampera, sebaiknya dilakukan di luar jam sibuk, seperti di atas pukul 00.00 WIB saat lalu lintas sudah sepi,” jelas Cherly