Seorang Petani di OKU, Sumsel, Tewas Diserang Beruang Madu

Nawandri (25 tahun), pemuda asal Desa Padang Bindu, Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumsel, tewas setelah diserang oleh seekor beruang madu saat berada di kebun.
Kepala Seksi Konservasi Sumber Daya Alam Wilayah III Baturaja, Aziz Abdul Latif, mengatakan peristiwa penyerangan tersebut terjadi Senin sore (2/12). Akan tetapi, korban baru bisa dievakuasi pada malam hari karena lokasi perkebunan yang cukup jauh dari pemukiman warga.
"Jenazah korban penuh dengan luka yang diduga akibat dari serangan beruang madu. Saat ini jenazah sendiri sudah dikebumikan," katanya, Rabu (4/12).
Menurutnya, lokasi penyerangan diduga berada di dalam kawasan hutan yang menjadi habitat dari beruang madu. Sebab, hasil laporan menyatakan perkebunan milik korban terletak 30 kilometer dari permukiman warga.
"Memang di dekat permukiman terdapat hutan lindung yang menghampar dari Kabupaten Ogan Komering Ulu, Ogan Komering Ulu Timur, dan Ogan Komering Ulu Selatan. Hutan itu merupakan habitat sejumlah satwa liar, termasuk beruang," katanya.
Menurutnya, jika melihat dari sifat beruang, maka mereka sebenarnya akan menghindar jika bertemu dengan manusia. Namun, beda jika kondisinya berhadapan secara langsung.
"Jadi ada kemungkinan korban ini tidak sengaja berhadapan dengan beruang yang sedang mencari makan," katanya.
Oleh karena itu, masyarakat sekitar lokasi tersebut diminta untuk lebih waspada terhadap keberadaan beruang, serta melaporkan jika ada satwa tersebut masuk ke pemukiman.
"Kami juga akan memasang papan imbauan dan kamera trap untuk memantau keberadaan beruang tersebut," katanya.
Sementara itu, Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumsel, Genman Suhefti Hasibuan, saat ini timnya sedang melakukan pemeriksaan di lapangan untuk mengetahui kronologis dari konflik beruang dengan manusia ini.
"Kami juga tetap melakukan sosialisasi dan penjagaan agar beruang tetap berada di habitatnya,"katanya.
Menurutnya, konflik warga dengan beruang madu bukan pertama kali terjadi. Di tahun-tahun sebelumnya juga ada konflik antara warga dan beruang madu. Daerah yang rawan berada di kawasan Ogan Komering Ulu, Musi Rawas, dan Empat Lawang. (jrs)
