Kumparan Logo
Konten Media Partner

Seorang Petani Sawit di Sumsel Tewas Diseruduk Kawanan Babi Hutan

Urban Idverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi babi hutan. (foto: shutterstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi babi hutan. (foto: shutterstock)

Serangan hewan liar kembali terjadi di Sumatera Selatan. Kali ini dialami Ali Nurdin (53 tahun), seorang petani di Kabupaten Empat Lawang. Ali tewas diseruduk babi hutan saat berada di kebun sawit.

Informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi Minggu (17/11), sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu, korban yang tercatat sebagai warga Kecamatan Pendopo, bersama istrinya, Rohana (50 tahun), tengah bekerja untuk memanen sawit di kebun milik Lukman yang berada di Padang Surau, Pendopo.

Kemudian, saat tengah memanen, kawanan babi hutan mendekati korban, sementara pada saat itu istrinya sedang mengantarkan buah sawit yang sudah dipanen ke tempat pengepulan di atas bukit. Tak lama, Rohana mendengar teriakan minta tolong dari suaminya.

Lalu, saat Ronaha tiba di tempat suaminya itu, ternyata korban sedang diseruduk kawanan babi hutan, kondisinya pun sudah tak berdaya. Melihat itu, Rohana mencoba untuk menolong suaminya dan mengusir kawanan babi hutan tersebut dengan menggunakan dodos.

Petugas kepolisian dibantu warga saat mengevakuasi jenazah korban ke RSUD Pratama Pendopo. (foto: istimewa)

Akan tetapi, tindakan itu justru membuat kawanan babi hutan berbalik arah dan mengejar Rohana. Sadar akan ancaman bahaya, Rohana kemudian berlari untuk mencari pertolongan.

Kepala Kepolisian Sektor Pendopo Polres Empat Lawang, Iptu Heriyanto, membenarkan peristiwa penyerangan kawanan babi hutan terhadap seorang petani tersebut. Menurutnya, setelah istri korban berhasil mencari pertolongan dan kembali ke lokasi, korban sudah terkapar dengan kondisi penuh luka.

"Korban meninggal dunia di lokasi kejadian setelah mengalami luka robek di sekujur tubuhnya," kayanya, Senin (18/11)

Kemudian, petugas kepolisian bersama warga mengevakuasi jenazah korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pratama Pendopo, Empat Lawang, guna menjalani visum.

"Atas peristiwa ini kami juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat tengah beraktivitas di kebun," katanya. (jrs)