Sriwijaya FC Diminta Tak Sembarangan Pakai Stadion Bumi Sriwijaya
ยทwaktu baca 2 menit

Menjelang bergulirnya kompetisi Liga 2 musim 2023/2024 mendatang. Manajemen Sriwijaya FC mengalami sedikit hambatan untuk melakukan latihan perdana karena belum mengantongi izin stadion dari Pemprov Sumsel untuk menggunakan stadion Bumi Sriwijaya Palembang.
Pemprov Sumsel angkat bicara melalui Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora Sumsel), Rudi Irawan yang meminta manajemen Sriwijaya FC (SFC) tidak sembarangan memakai lapangan Stadion Bumi Sriwijaya karena stadion tersebut bakal dijadikan lokasi Piala Dunia U-17.
"Sriwijaya FC diizinkan menggunakan Stadion Bumi Sriwijaya untuk latihan dengan jadwal. Boleh dipergunakan asal mengikuti jadwal perawatan rumput stadion. Ada waktu memupuk dan mengilas," ujar Jumat (7/7).
Sementara itu, Sekretaris Perusahaan Sriwijaya FC, Faisal Mursyid, manajemen berkomitmen menjaga kualitas rumput di Stadion Bumi Sriwijaya. Mereka pun menginginkan pelaksanaan Piala Dunia U-17 berlangsung di Palembang.
"Kita memakai stadion diatur. Tidak bisa sembarangan. Disesuaikan jadwal karena ada perawatan, dan Bumi Sriwijaya disiapkan untuk Piala U17, Piala Gubernur," timpalnya.
Faisal mengatakan, Sriwijaya FC membutuhkan lapangan alternatif untuk latihan, agar tim asuhan coach Yoyo tidak terkendala untuk menyiapkan tim berlaga di kompetisi Liga 2 Indonesia tahun ini.
"Alternatif ini karena kita juga tahu. Stadion tidak bisa dipakai minggu depan karena untuk latihan dan pertandingan AFF U-19 Woman. Sudah full dipakai," jelas dia.
Meski Sriwijaya FC harus menyesuaikan pengaturan jadwal yang tidak mengganggu Piala AFF U-19 Women, Piala Gubernur U-20, atau persiapan Piala Dunia U-17, manajemen Sriwijaya FC mengaku tetap berusaha agar tim tetap bisa melakukan latihan tanpa hambatan.
"Kami komitmen mengikuti jadwal perawatan rumput. Pemakaian lapangan maksimal 25 jam dalam 1 minggu, sehingga perlu perawatan sehingga tidak bisa sembarangan dipakai. Stadion Bumi Sriwijaya ini bisa dikatakan sudah standar FIFA karena hampir semua yang diminta telah dipenuhi," kata Faisal
