Kumparan Logo
Konten Media Partner

Sriwijaya FC Kembali Telan Kekalahan di Kandang Sendiri Usai Ditekuk Adhyaksa FC

Urban Idverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemain Sriwijaya saat ditekel Kapten Tim Persiraja Miftahul Hamdi saat laga pekan ketiga Championship 2025/26 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang Jumat (26/9/2025). Foto : Media Officer Sriwijaya FC
zoom-in-whitePerbesar
Pemain Sriwijaya saat ditekel Kapten Tim Persiraja Miftahul Hamdi saat laga pekan ketiga Championship 2025/26 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang Jumat (26/9/2025). Foto : Media Officer Sriwijaya FC

Malam yang seharusnya menjadi kebangkitan Sriwijaya FC justru berakhir pilu. Bermain di hadapan ribuan pendukung sendiri di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ), Jumat (7/11/2025), Laskar Wong Kito harus menelan kekalahan tipis 0-1 dari Adhyaksa FC dalam lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026. Kekalahan ini bukan hanya menghapus asa tiga poin, tapi juga membuat Sriwijaya FC terpuruk di dasar klasemen sementara dengan hanya mengantongi dua poin dari sembilan laga. Sejak peluit awal dibunyikan, SFC seperti kehilangan kendali. Baru beberapa menit laga berjalan, lini belakang yang rapuh harus membayar mahal. Kesalahan koordinasi membuat bola muntah hasil tepisan kiper Zaenuri langsung disambar Adilson, membawa Adhyaksa unggul cepat 1-0. Gol itu seolah menjadi pukulan mental bagi tim tuan rumah. Upaya bangkit memang ada, tapi penyelesaian akhir yang tumpul membuat peluang demi peluang terbuang percuma. Sutan Zico sempat menebar harapan di menit ke-20, namun tendangannya hanya melintas tipis di sisi gawang Diaz Priambodo. Memasuki babak kedua, pelatih Budi Sudarsono mencoba menghidupkan permainan dengan menurunkan Jechson Felix dan Nugroho Fatchurohman. Intensitas meningkat, tapi tembok kokoh pertahanan Adhyaksa tetap sulit ditembus. Drama sempat terjadi di menit ke-67 ketika Felix berhasil menjebol gawang lawan. Sayang, wasit menganulir gol karena offside. Harapan publik Jakabaring pun kembali sirna. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 0-1 tak berubah. Para pemain SFC tertunduk lesu di tengah lapangan, sementara suporter tetap memberikan tepuk tangan tanda dukungan meski kecewa. Kekalahan ini menegaskan bahwa Sriwijaya FC tengah berada di fase krisis yang harus segera dibenahi — bukan hanya secara taktik, tapi juga mental juang dan konsistensi permainan.