Kumparan Logo
Konten Media Partner

Sriwijaya FC Tumbang di Kandang Sendiri saat Menjamu Persiraja

Urban Idverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemain Sriwijaya saat ditekel Kapten Tim Persiraja Miftahul Hamdi saat laga pekan ketiga Championship 2025/26 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang Jumat (26/9/2025). Foto : Media Officer Sriwijaya FC
zoom-in-whitePerbesar
Pemain Sriwijaya saat ditekel Kapten Tim Persiraja Miftahul Hamdi saat laga pekan ketiga Championship 2025/26 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang Jumat (26/9/2025). Foto : Media Officer Sriwijaya FC

Harapan Sriwijaya FC untuk meraih poin di kandang kembali pupus di pekan ketiga Championship 2025/26. Bertanding di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang Jumat (26/9/2025), Laskar Wong Kito harus mengakui keunggulan Persiraja Banda Aceh dengan skor tipis 2-3.

Sriwijaya FC sebenarnya memulai laga dengan meyakinkan. Gol cepat F. Rahman di menit ke-6 disusul eksekusi penalti J. Tiwu menit ke-43 membuat tuan rumah unggul 2-0. Namun, momentum berubah setelah Persiraja memperkecil kedudukan lewat C. Flynn Gillespie pada injury time babak pertama.

Awal babak kedua menjadi titik krusial. J. Tiwu diganjar kartu merah akibat pelanggaran keras, sehingga SFC bermain dengan 10 orang. Situasi itu dimanfaatkan Persiraja yang terus melancarkan tekanan. Hasilnya, M. Farinha menyamakan skor pada menit ke-69, sebelum Flynn kembali mencatatkan namanya di papan skor enam menit berselang untuk memastikan kemenangan tim tamu.

Pelatih Sriwijaya FC, Achmad Zulkifli, mengaku kecewa sekaligus meminta maaf kepada publik Sumsel atas hasil minor tersebut.

“Kami sudah berjuang, tapi kartu merah membuat permainan berubah drastis. Dua laga kandang awal tanpa poin tentu mengecewakan. Saya bertanggung jawab penuh,” ujarnya.

Meski begitu, ia menegaskan timnya akan bangkit saat menghadapi PSMS Medan pada 4 Oktober mendatang.

“Kami tidak akan menyerah. Anak-anak harus segera fokus ke laga berikutnya,” tegasnya.

Di sisi lain, pelatih Persiraja, Akhyar Ilyas, menyebut kemenangan ini buah kesabaran timnya.

“Sejak babak pertama kami banyak menciptakan peluang, tapi baru bisa memaksimalkan di paruh kedua. Kunci kemenangan ada di kesabaran,” jelasnya.