Kumparan Logo
Konten Media Partner

Sumsel United Bertekad Pecahkan Rekor Tak Terkalahkan Garudayaksa

Urban Idverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemain Sumsel United. Foto : Media Officer Sumsel United
zoom-in-whitePerbesar
Pemain Sumsel United. Foto : Media Officer Sumsel United

Mengakhiri putaran pertama Championship 2025/26, Sumsel United datang ke Stadion Pakansari, Bogor bukan untuk menjadi tamu biasa. Laskar Juaro membawa ambisi besar: menghentikan perjalanan mulus Garudayaksa FC yang belum tersentuh kekalahan hingga pekan kedelapan.

Di bawah komando pelatih berpengalaman Nil Maizar, tekad itu dirawat kuat di ruang ganti. Pelatih yang pernah membesut Timnas Indonesia ini menegaskan bahwa misi mereka bukan sekadar mencuri poin — melainkan meruntuhkan superioritas tim yang kini memimpin klasemen wilayah barat.

“Garudayaksa punya materi pemain mentereng, pengalaman mereka tidak perlu diragukan,” ujar Nil Maizar.

“Tapi sepak bola selalu memberi ruang bagi kejutan. Kami akan berjuang keras untuk memastikan tren positif mereka berhenti di sini,"tambah dia.

Garudayaksa FC memang berstatus klub baru, namun dihuni nama-nama besar seperti Andik Vermansyah hingga Asep Berlian. Komposisi senior, pemain muda potensial, dan legiun asing membuat klub ini menjadi simbol kekuatan baru di kompetisi musim ini.

Sumsel United sadar betul tantangannya. Namun bagi Nil Maizar, tekanan bukan alasan untuk gentar. Ia justru memandang situasi ini sebagai panggung untuk menunjukkan karakter tim. Di tangan pria asal Payakumbuh itu, rasa hormat kepada lawan disandingkan dengan kepercayaan diri penuh.

“Kami tidak datang untuk bertahan. Kami membawa strategi yang sudah dipersiapkan matang. Target kami jelas: pulang dengan poin,” tegasnya.

Di sisi pemain, optimisme serupa ditegaskan winger senior Bayu Gatra. Dengan persiapan yang lebih matang, eks pemain Timnas itu meyakini rekan-rekannya siap mengeluarkan permainan terbaik.

“Insyaallah kami bisa tampil maksimal dan memberikan kebanggaan untuk masyarakat Sumsel,” kata Bayu.

Laga Jumat (7/11) pukul 15.30 WIB itu akan menjadi ujian karakter sekaligus kesempatan emas bagi Sumsel United. Jika sukses mematahkan rekor Garudayaksa, bukan hanya sejarah kecil yang mereka buat — tapi alarm keras bahwa Laskar Juaro siap bersuara lantang di perebutan tahta musim ini.