Sumsel United Siapkan Rp 10 Miliar untuk Arungi Liga Championship
·waktu baca 2 menit

Klub sepak bola baru asal Sumatera Selatan (Sumsel), Sumsel United, menyiapkan dana awal sebesar Rp10 miliar untuk mengarungi kompetisi Liga Championship. Dana tersebut dipastikan murni berasal dari dukungan sponsor, bukan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Presiden Klub Sumsel United sekaligus Wakil Gubernur Sumsel, Cik Ujang, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menggandeng sejumlah sponsor besar.
“Saat ini sudah ada 10 sponsor yang mendukung Sumsel United. Di antaranya Bank Sumsel Babel dan Titan. Ada juga sponsor lain yang masih terus masuk,” jelasnya saat peluncuran tim di Palembang, Minggu (7/9/2025).
Gubernur Sumsel Herman Deru menegaskan, seluruh kebutuhan klub dibiayai secara mandiri melalui sponsor. Menurutnya, aturan jelas melarang penggunaan APBD untuk klub profesional.
“APBD tidak boleh dipakai untuk sepakbola, kecuali untuk klub liga 4 ke bawah. Kalau Liga 3, Liga 2, atau Liga 1 tidak boleh,” tegas Deru.
Ia menambahkan, kemandirian finansial menjadi syarat agar klub bisa dipercaya publik dan sponsor. Hal ini juga pernah ia tekankan pada Sriwijaya FC agar tidak bergantung pada dana pemerintah.
Deru menilai peluncuran tim sebaiknya dilakukan di ruang terbuka agar masyarakat bisa ikut merasakan kebanggaan memiliki klub baru yang terbentuk sejak 5 Mei 2025.
“Kalau kurang biaya, minta gubernur pakai uang pribadi atau cari sponsor. Kalau pakai dana pemerintah tidak boleh,” ungkapnya.
Meski baru berusia empat bulan, Deru berharap Sumsel United bisa segera membangun identitas dan prestasi. Ia menekankan, keberhasilan klub bukan hanya soal menang atau kalah di lapangan, melainkan juga tentang membangun kepercayaan publik.
“Sumsel United harus punya glory yang tinggi. Menang atau kalah itu soal nanti, tapi kita harus juara,” ujarnya optimistis.
