Surat Terbuka untuk Adik Ipar Viral di Media Sosial
·waktu baca 2 menit

Pada 25 Mei 2021 adik kandung dari Dian Wibawa yakni Chita (26 tahun) disebut meninggal dunia. Pihak keluarga melaporkan kejadian ke Polda Sumsel pada 7 Juni 2021 karena dinilai ada kejanggalan atas kematian tersebut.
Dihubungi Urban Id, Dian Wibawa pemilik akun Instagram @dianwibawa2203, menyebut saat kejadian pihaknya terkendala saksi dan biaya untuk proses otopsi sehingga kasus itu belum terungkap.
Pihak keluarga berharap kejadian itu dapat diangkat lagi dengan proses hukum yang transparan dan kejanggalan itu dapat terungkap. Kini pihaknya ingin agar dilakukan lagi gelar perkara kejadian guna mengungkap penyabab adiknya meninggal.
“Saat meninggal, pada leher jenazah korban seperti ada bekas seperti cekikan atau jeratan, anting sebelah kanan lepas, juga terdapat lebam biru di kepala belakang sebelah kanan. Semua foto-fotonya kami ada,” kata Dian melalui sambungan telepon, Minggu (26/12).
Dian menyebut, pihaknya juga geram dengan suami korban yang seperti tidak ada itikad baik kepada pihak keluarga setelah kejadian itu. Tidak pernah datang apalagi ucapan bela sungkawa. Saat diperiksa polisi pun diam saja. Maka itu pihak keluarga berharap agar kasus ini dapat diangkat lagi guna mengungkapkan kejanggalan itu.
“Saat pemeriksaan atas kematian korban, kelemahannya karena tidak ada saksi karena memang adik saya itu tinggal sendirian. Kami menilai saksi kuncinya adalah suaminya itu sendiri yakni AA,” katanya.
Dian berharap dengan postingan ini, ada pihak-pihak yang dapat membantu terang benderang kasus ini. Termasuk pengusutan kasus ini agar cepat selesai dengan seadil-adilnya. “Kami berharap agar kasus ini bisa dibuka lagi, dan polisi bisa mengungkap kejanggalan atas kematian Chita,” katanya.
