Kumparan Logo
Konten Media Partner

Temuan Nisan Kuno di Palembang Disebut Milik Keluarga Keraton Beringin Janggut

Urban Idverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pengangkatan nisan kuno di Palembang. Foto: Ari Priyanto/ Urban Id
zoom-in-whitePerbesar
Pengangkatan nisan kuno di Palembang. Foto: Ari Priyanto/ Urban Id

Tim penelitian dari Balai Arkeologi (Balar) Sumatera Selatan (Sumsel) bersama akademisi UIN Raden Fatah Palembang sudah berhasil membaca tulisan yang ada di batu nisan kuno yang ditemukan di Kawasan Komplek Pertokoan Tengkuruk Permai, Palembang.

Ketua Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Palembang beserta Arkeolog dari Balar mengatakan dari penelitian tersebut terungkap nama nisan yang digunakan yakni aksara Arab dan bahasa yang digunakan juga Arab bukan aksara Jawi.

"Ini sudah dipastikan pakarnya jadi bukan Aksara Jawi tapi Aksara Arab,” kata Peneliti Balai Arkeologi Sumsel Balai Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Retno Purwanti.

Retno aksara Arab ini menunjukkan jika makam tersebut merupakan satu keluarga yaitu nenek, ayah dan anaknya dengan angka tahun 1322 Hijriah. TACB kemudian mengkonversi tahun 1322 Hijriah ke kalender masehi menjadi tahun 1904.

"Ada empat nisan yang ditemukan, tiga nisan memiliki nama dan satu nisan ada penanggalan tahun 1322 Hijirah terdiri dari tanggal, bulan dan tahunnya," katanya.

Penemuan batu nisan kuno itu menurutnya sangat penting dan semakin memperjelas Keraton Beringin Janggut di Kota Palembang. Bisa dideskripsikan jika lokasi penemuan nisan itu memang di makam keluarga dari abad ke-19 hingga abad ke-20.

Lokasi nisan itu ditemukan di bekas Keraton Beringin Janggut, salah satu keraton yang pernah ada di Palembang. TACB Palembang awalnya hanya mengetahui Jalan Tengkuruk di Palembang merupakan tempat tinggal warga keraton.

Adapun nama keempat nisan tersebut, pertama tertulisnya "Faqod Intiqolat, Ila Rahmatillahi Abrar, Ni Aji (Nadibah) Binti Abdul Al-Aziz Falembani". Untuk nisan kedua tertulisnya "Faqod Intiqol, Illa Rahmatillah, Al Malikul Dorar Al -Marhum Haji Abdurrahman Bin Raja Ismail".

Lalu nisan ketiga tertulisnya “Faqod Intiqolat, Ila Rohmatillahi Abrar Ni Haji Rosyidah Binti Haji Abdurrahman Raja Ismail Falembani". Kemudian nisan keempat "Wakana Wafatuhu, Yaumil Isnain, 8 Rabi'ul Akhir , Sanah 1322".