Viral Oknum TNI Ngamuk saat Perlombaan 17-an di Palembang
ยทwaktu baca 2 menit

Viral di media sosial seorang pria yang mengenakan baju loreng diduga oknum anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) viral menenteng parang dan mendatangi warga di Jalan Pangeran Sido Ing Lautan, Lorong Budiman, Kelurahan 35 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II, Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel).
Video yang diunggah akun @palembang.bedesau diketahui keributan dipicu oleh pengeras suara yang diputar saat perlombaan 17-an berlangsung.
"Warga sedang menyelenggarakan perlombaan untuk anak-anak. Kejadian saat jam makan siang ketika istirahat di mana ada dua orang yang datang. Satu pakai baju loreng dan satu baju biasa. Dia bawa parang mendatangi rumah warga bernama Agus," kata Ketua RT 22 Betty, Jumat (18/8).
Bahkan keributan tersebut semakin memanas setelah salah seorang pria yang memakai baju loreng dengan parang di tangan menendang speaker milik warga. Guna menghindari keributan semakin memanas, Betty selaku ketua RT setempat menelepon polisi untuk meminta bantuan.
"Saya langsung hubungi polisi karena warga juga emosi dengan tingkah mereka, sekitar pukul 15.00 WIB polisi kemudian datang," jelas dia.
Kedua pria yang mengamuk saat perlombaan tersebut diketahui merupakan warga setempat. Pihak RT sebelumnya bahkan sudah melakukan rapat untuk mengadakan perlombaan namun, keduanya menolak karena tidak senang kebisingan yang ditimbulkan pengeras suara.
"Sebenarnya keluarga keduanya itu sudah tidak senang dengan kegiatan lomba yang diadakan warga. Karena sebelumnya mereka menolak dengan adanya lomba gaplek, padahal lomba tersebut saya rasa perlu karena pesertanya para orang tua apalagi setiap malam mereka main sambil jaga kampung dan akhir-akhir ini kampung kami aman dari maling," tutur dia.
Sementara itu, pemilik pengeras suara Agung mengatakan, jika sebelumnya tanpa permisi kedua pria langsung masuk ke dalam rumahnya. Anak korban yang berada di rumah kaget karena kedua pria datang merusak speaker tersebut. Bahkan, anak korban sampai trauma karena didatangi keduanya.
"Saya lagi menggendong anak, tiba-tiba mereka masuk halaman rumah saya membuka pagar dan bertanya tentang izin. Masa menghidupkan speaker sekecil ini mau izin pak. Kemudian dia menendang hingga speaker saya hancur dan anak saya trauma," jelas dia.
Sementara itu, Kapendam II Sriwijaya Letkol Inf Rohyat Happy mengatakan kejadian ini sedang diselidiki oleh Kodim 0418/Palembang. Hanya saja dirinya mengaku belum dapat memastikan pria berbaju loreng tersebut merupakan anggota TNI.
"Saat ini sedang diadakan pengecekan dan pendalaman oleh Dandim 0418/Palembang,"kata dia.
