Gelar Seni dan Expo UMKM Balerejo Dongkrak Ekonomi & Budaya
Tulisan dari Usama Sofiq Firmansyah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tlogomulyo, Temanggung – Ribuan warga memadati Balai Desa Balerejo dalam ajang Gelar Seni Budaya Balerejo Bersatu dan Expo UMKM Balerejo 2025 yang digelar Jumat–Sabtu (22–23 Agustus 2025). Antusiasme pengunjung melampaui perkiraan panitia hingga stan pedagang tidak lagi mencukupi.
“Awalnya kami menyiapkan kapasitas sekitar dua ribu orang, ternyata penuh. Stan UMKM juga tidak muat sehingga harus menambah tempat,” ujar Wakil Penyelenggara, Ragil Adi Saputra.
Kegiatan yang berlangsung sejak sore hingga tengah malam ini memiliki dua tujuan utama: mendorong perkembangan UMKM lokal sekaligus melestarikan budaya Jawa yang telah mengakar di Desa Balerejo.
Puncak acara terjadi pada Sabtu malam ketika lebih dari dua ribu orang tumpah ruah menikmati beragam atraksi, mulai dari Drum Band, Kubro Siswo, Warok Bumi Balerejo, Topeng Ireng, hingga Kuda Lumping yang menjadi magnet utama penonton.
Ketua Penyelenggara dari pihak desa, Wahib Machfud, menyebut sambutan masyarakat sangat positif. “Responnya luar biasa. Harapannya, kesenian ini bisa terus dihidupkan, dilestarikan, dan dipupuk sebagai identitas Balerejo,” katanya.
Ragil menambahkan, kesuksesan acara ini diharapkan mampu memperkuat ekonomi kreatif sekaligus menumbuhkan kemandirian pelaku usaha kecil. “UMKM harus jalan terus. Semoga lahir penerus kesenian dan pengusaha baru yang mampu menciptakan lapangan kerja,” ujarnya.
Dengan capaian tersebut, Gelar Seni Budaya Balerejo Bersatu tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga wahana penggerak ekonomi desa dan pelestarian budaya yang layak ditunggu pada tahun-tahun mendatang.

