KKN Unand 2026 Gelar Program Kerja Budaya Baliak Ka Surau di Nagari Aie Angek

Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Andalas
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Muhammad Rifky Al Fachri tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Aie Angek, X Koto - Mahasiswa KKN Reguler 1 Universitas Andalas Tahun 2026 melaksanakan program kerja Pembangunan Nagari (bangnag) kegiatan keagamaan bertajuk “Budaya Baliak Ka Surau” yang diisi dengan lomba adzan dan tilawah Al-Qur’an antar Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) se-Nagari Aie Angek, pada Minggu, 25 Januari 2026. Kegiatan ini bertujuan menghidupkan kembali peran surau sebagai pusat pendidikan agama dan pembinaan karakter generasi muda.

Budaya Baliak Ka Surau merupakan salah satu nilai kearifan lokal Minangkabau yang menekankan pentingnya surau sebagai pusat pembinaan agama dan karakter generasi muda. Pada masa lalu, surau tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi ruang belajar, berdiskusi, serta membentuk kepribadian anak-anak nagari. Namun, seiring perkembangan zaman, kebiasaan tersebut mulai mengalami pergeseran.
Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKN UNAND terinspirasi untuk menghadirkan sebuah kegiatan yang mampu menarik minat anak-anak agar kembali aktif ke surau. Lomba adzan dan tilawah Al-Qur’an dipilih karena dinilai efektif dalam menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus melatih keberanian dan kepercayaan diri peserta.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan anak-anak dalam melantunkan adzan dan membaca Al-Qur’an sesuai dengan kaidah tajwid dan makhraj yang benar. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan mempererat silaturahmi antar TPA, menanamkan nilai religius sejak dini, serta menumbuhkan suasana keagamaan yang lebih hidup di Nagari Aie Angek.
Acara dimulai sejak pagi hari dengan pembukaan resmi yang dihadiri oleh perangkat Nagari mahasiswa KKN, pengurus TPA, masyarakat, serta wali murid. Setelah pembukaan, lomba adzan dan tilawah Al-Qur’an dilaksanakan secara bergiliran sesuai dengan nomor undian yang telah ditentukan. Para peserta tampil dengan penuh semangat dan antusiasme, disambut dukungan dari guru TPA dan orang tua masing-masing.
Penilaian dilakukan oleh dewan juri yang berkompeten di bidangnya dengan memperhatikan aspek makhraj, tajwid, irama, serta adab saat tampil. Setelah seluruh peserta menyelesaikan penampilan, panitia mengumumkan pemenang dan menyerahkan hadiah sebagai bentuk apresiasi atas usaha dan kemampuan para peserta.
“Melalui kegiatan Budaya Baliak Ka Surau ini, kami ingin mengajak anak-anak kembali mencintai surau dan Al-Qur’an. Semoga kegiatan ini tidak berhenti sebagai perlombaan saja, tetapi bisa menjadi awal dari kebiasaan baik yang terus berlanjut” ujar Dwi Andika Riyadi (Ketua Pelaksana) pada Minggu (25/01/2026).
Selain menjadi ajang perlombaan, kegiatan ini juga menjadi ruang pembelajaran bagi peserta untuk saling mengenal dan berbagi pengalaman. Anak-anak terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara hingga selesai. Para guru TPA dan orang tua pun menyambut baik kegiatan ini karena dinilai mampu memotivasi anak-anak agar lebih giat belajar agama.
Mahasiswa KKN UNAND berharap kegiatan Budaya Baliak Ka Surau dapat terus dilaksanakan di masa mendatang, baik oleh masyarakat setempat maupun generasi KKN berikutnya. Dengan adanya kegiatan semacam ini, surau diharapkan kembali ramai dan menjadi pusat pembinaan akhlak serta spiritual generasi muda Nagari Aie Angek.
