Pindang Level Up: Kemasan Dan Label Bikin Pindang Balado Tambaksari Naik Kelas

Mahasiswa Universitas Diponegoro Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Program Studi Teknologi Hasil Perikanan Angkatan 2023
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Khayla Salwa Ghaisani tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Desa Tambaksari, Kabupaten Kendal, dikenal sebagai salah satu sentra pengolahan ikan pindang yang menjadi sumber penghasilan utama warga. Namun, produk ikan pindang biasanya langsung dikemas begitu saja secara konvensional, sehingga peluang untuk meningkatkan nilai jualnya belum termanfaatkan secara optimal. Selain itu, penggunaan kemasan dan label sebagai identitas produk dan media promosi juga masih sangat kurang. Melihat kondisi tersebut, Khayla Salwa Ghaisani melaksanakan program edukasi mengenai desain kemasan dan label produk pada tanggal 15 Juli 2026.
Program kerja ini berfokus pada pengenalan kemasan jar yang lebih modern dan higienis untuk produk Pindang Balado, lengkap dengan desain label yang menarik. Kegiatan ini bertujuan membantu pelaku UMKM memahami pentingnya kemasan dan label sebagai identitas produk sekaligus alat promosi agar Pindang Balado khas Tambaksari tampil lebih berkelas dan dilirik konsumen.
Masyarakat setempat menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan berlangsung. Peserta aktif mengikuti penyampaian materi, sesi diskusi, serta memberikan tanggapan positif terhadap inovasi kemasan dan label yang diperkenalkan.
Kesan: "Masyarakat sangat antusias mengikuti edukasi mengenai desain kemasan dan label produk PINDO. Kegiatan ini sukses memberikan wawasan baru tentang pentingnya inovasi produk, kemasan, dan label dalam meningkatkan daya tarik serta nilai jual produk."
Laporan oleh: Khayla Salwa Ghaisani
