Konten dari Pengguna

Mental Wanita Generasi Sandwich: Kenapa Sih Wanita Zaman Sekarang Enggan Menikah

Dela fitria

Dela fitria

Saya seorang mahasiswa Universitas Pamulang dengan jurusan sastra indonesia

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dela fitria tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Para generasi wanita yang terlahir sebagai anak muda zaman sekarang atau bahasa kerennya generasi z cenderung menghindari sebuah pernikahan. faktor yang mempengaruhi keputusan ini salah satunya ialah faktor keuangan atau financial.

Para wanita pada generasi Z rata rata terlahir dalam keluarga yang ekonomi atau finansialnya cenderung kekurangan, sehingga mereka memutuskan untuk berfikir ulang dalam melangkah besar seperti sebuah pernikahan.

Banyak pula wanita dari generasi Z yang harus menghadapi "hutang budi" oleh tuntutan orang tua yang tinggi. Dengan alasan seperti hutang budi ini mempengaruhi keuangan mereka yang seharusnya dapat di salurkan untuk menabung dan merencanakan masa depan, termasuk pernikahan karna pemasukan anak muda zaman sekarang yang habis terpakai untuk tuntutan balas budi atau bisa di sebut wanita generasi z ini tabungan orang tuanya dan akan di balas suatu saat nanti ketika sang anak telah dewasa.

Setu tangerang selatan, dokumentasi pribadi

Tempat mencari pekerjaan yang sangat sulit serta gaji yang tidak sepadan juga dapat mempengaruhi mengapa wanita generasi z ini Enggan untuk melakukan sebuah pernikahan. Sebuah keputusan besar seperti pernikahan pada dasarnya adalah sebuah komitmen jangangka panjang karna pernikahan merupakan hal sakral dan seharusnya di lakukan hanya sekali seumur hidup dengan hal ini di dalam sebuah pernikahan membutuhkan kestabilan ekonomi.

foto milik pribadi, contoh gaya hidup di kota Yakni nongknongkrong

Biaya hidup serta gaya hidup di kota kota saat ini yang semakin tinggi juga menjadi pertimbangan mereka dalam mengambil keputusan besar seperti pernikahan.

Tetapi, bukan berarti Para wanita generasi Z sepenuhnya menolak sebuah pernikahan. Mereka hanya lebih hati hati serta paham dalam menilai kemampuan mereka. Memikirkan apa saja dampaknya terhadap masa depan.

Para wanita pada generasi z ini lebih memilih untuk menunda pernikahan hingga mereka merasa siap secara finansial ataupun secara mental sehingga jika suatu saat mereka menikahpun kehidupannya akan terjamin dan tidak akan membebankan anaknya suatu saat nanti.

Seperti beban balas budi karna dasarnya kehadiran seorang anak ialah atas kemauan orang tuanya sendiri hukan karna keinginan anak itu untuk di lahirkan, dengan memahami ini wanita generasi z akan lebih hati hati melangkah untuk kehidupannya kelak.